Opsi Ketiga dalam Penataan Dapil Kota Makassar Dikritik Pedas oleh Nasdem: KPU Sangat Egois

Penulis : wiwi amaluddin
Rapat Kerja (Raker) Komisi A dan KPU Kota Makassar di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar), Jumat (6/1/2023). Foto: Portalmedia.id/Al Fath

Nasdem secara gamblang menyebut KPU mementingkan lembanganya sendiri dalam opsi ketiga penataan dapil yang jelas sangat merugikan incumbent.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar tak kunjung selesai dicecar kritik terkait 3 opsi penataan dapil khususnya opsi ketiga yang memekarkan 5 menjadi 7 dapil di Kota Makassar.

Salah satu Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Nasdem menolak dengan tegas opsi ketiga yang diusulkan oleh KPU Kota Makassar tersebut.

"Kalau saya tidak setuju, saya menolak opsi ini," ujarnya dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi A dan KPU Kota Makassar di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar), Jumat (6/1/2023).

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Kader Nasdem Kota Makassar ini menilai bahwa KPU Kota Malah egois dengan hanya memikirkan kepentingan pihaknya sendiri, tanpa melihat bahwa opsi ketiga ini bisa mengancam para Bacaleg baik baru maupun Incumbent.

"Penambahan opsi ketiga ini adalah sebagaimana untuk meringankan beban kerja teman-teman KPU, tapi di satu sisi tidak menambahkan kepentingan kami di DPRD Kota Makassar, sehingga saya mengatakan bahwa ini sangat egois kalau mementingkan kepentingan KPU (saja)," tegasnya.

Menurutnya dengan adanya opsi ketiga ini bisa mengancam para Legislator Kota Makassar yang sudah menanam bahkan memanen benih-benih dukungan dari masyarakat.

Baca Juga : RMS Hengkang ke PSI, Syaharuddin Alrif Ketua NasDem Sulsel

"Kami sudah bersosialisasi khususnya kami Incumbent ini, tiba-tiba KPU memecah ini dapil," sambungnya.

Ia bahkan menyarankan untuk menarik atau membatalkan saja opsi ketiga dari 3 opsi penataan dapil, tetapi hal ini dibantah oleh Ketua KPU Kota Makassar karena menurutnya secara regulasi dan tahapan sudah tidak bisa.

"Saya pikir yang terakhir mau saya bilang apakah opsi ini bisa kita batalkan khususnya opsi ketiga atau kita tarik," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru