Penjaga Pasien di Puskesmas Jeneponto Jadi Korban Pelecehan Seksual
Sekitar pukul 01.00 dini malam, disaat R dan lainnya sedang tertidur pulas, R merasa ada tangan yang tengah meraba-raba tubuhnya.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Seorang gadis berinisial R, menjadi korban pelecehan seksual saat sedang menjaga neneknya yang sedang dirawat di ruang IGD Puskesmas Bulloe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Kejadian itu terjadi pada Minggu (1/1/2023) lalu ketika R sedang mengantar neneknya berobat di puskesmas. Karena kondisi kesehatan sang nenek belum memungkinkan untuk pulang, oleh pihak puskesmas pun menyarankan untuk tetap dirawat di UGD.
"Mulanya itu saya ajak nenek ku ke Puskesmas Bulloe, karena sakit terus lama-kelamaan dirawat di IGD," kata R saat dihubungi, Sabtu (7/1/2023) malam ini.
Baca Juga : Diduga Lecehkan Siswi SD, Oknum Guru PPPK di Makassar Dilaporkan ke Polisi
Saat itu R tidak sendiri, di puskemas ia ditemani oleh tantenya. Sekitar pukul 01.00 dini malam, disaat R dan lainnya sedang tertidur pulas, R merasa ada tangan yang tengah meraba-raba tubuhnya.
"Sekitar jam 1 malam tidur semua. Saat itu tubuhku kaya dipegang-pegang, tapi tidak ku tahu di bagian mana di pegang, disitu baru bangun karena kurasa ada yang pegang-pegang," jelasnya.
Tak berselang lama, R pun terbangun dan seketika terkejut lantaran seorang laki-laki yang tidak lain adalah mantan sang kekasih sudah berada di sampingnya.
Baca Juga : Dosen UNM Laporkan Rektor ke Polda Sulsel dan Kemendikbudristek atas Dugaan Pelecehan Seksual Digital
"Ada di samping ku. Dua orang di dekat pintu satu orang di samping ku, jadi saya bangun duduk, terus dia berada di depan ku dan mengajak saya bicara 'Sakit ko (kamu sakit ?)," terang R menirukan ucapan pelaku.
Korban pun diajak ngobrol oleh pelaku sambil terus mengelus-elus pundak hingga kepala korban. Merasa dilecehkan, ia pun berteriak memanggil tantennya.
"Terus saya bilang 'Tidak'. Tapi dia elus-elus pundak ku. Terus keduanya berkata 'Ada mako disini kukira ku lihatko di bawah di Makassar (Kau sudah ada disini, saya lihat kau di Makassar," ungkapnya.
Baca Juga : Menkes Wajibkan Tes Psikologi Berkala untuk Peserta PPDS Imbas Kasus Kekerasan Seksual
Dia mengaku tak tahu kenapa pelaku tiba-tiba berada di puskesmas. Padahal, dia tidak pernah bertemu secara langsung dengan pelaku.
Atas adanya kejadian tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan hal itu ke Polres Jeneponto dan membuat laporan polisi melalui nomor LP/B/11/2023/SPKT/POLRES JENEPONTO/ POLDA SULAWESI SELATAN, per tanggal 07 Januari 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News