Dua Korban Longsor di Maros Ditemukan Warga saat Hendak Mencari Ikan
Jenazah pertama ditemukan oleh warga saat mengecek jaring ikan di pinggiran sungai.
PORTAL MEDIA,ID.MAROS-- Korban bencana tanah longsor di wilayah Rompegading Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sempat dinyatakan hilang akhirnya ditemukan di dua lokasi berbeda.
Total ada dua jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan warga. Dua jenazah tersebut ditemukan di kawasan Mallawa, Kabupaten Maros, dan pinggir sungai Walanae, Desa Patangkai, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulsel, pada Sabtu (7/1/2023).
"Betul, ada dua jenazah yang ditemukan. Keduanya diduga sebagai korban longsor yang terjadi di Kecamatan Cenrana beberapa waktu lalu," kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet dalam keterangannya, Senin (9/1/2023).
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Jenazah pertama ditemukan oleh warga saat mengecek jaring ikan di pinggiran sungai. Kemudian, tak lama berselang, kembali dilaporkan ada penemuan mayat di daerah Mallawa, Maros yang berbatasan dengan Kabupaten Bone. Kedua jenazah itu berjenis kelamin perempuan.
Slamet mengatakan kedua jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Cenrana, untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim DVI Biddokkes Polda Sulsel.
"Dari pemeriksaan melalui fase-fase identifikasi oleh tim DVI Biddokkes Polda Sulsel terhadap kedua jenazah tersebut baik dari pemeriksaan Ante Mortem, Post Mortem dan Rekonsiliasi kedua jenazah teridentifikasi yang pertama atas nama Emi, yang kedua atas nama Adel (12)," Jelasnya.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Kini setelah dilakukan pemeriksaan kedua jenazah itu pun langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.
Untuk diketahui, dengan ditemukannya dua jenazah itu berarti sisa korban tanah longsor yang masih dinyatakan hilang hanya menjadi dua orang. Mereka yakni Dilla (14) dan Cellung (2).
Sebelumnya diberitakan, Proses pencarian korban tanah longsor yang terjadi di wilayah Rompegading Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi ditutup usai pencarian selama sepekan dilakukan.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Dari informasi yang diterima, masih ada empat korban yang masih dalam proses pencarian dan kini telah dinyatakan hilang. Proses pencarian dihentikan secara resmi pada Senin (2/1/2023) siang kemarin.
"Pencarian Tim Sar Gabungan telah dioptimalkan untuk menemukan 4 korban lainnya yang dilaporkan hilang dari 6 orang yang menjadi korban tanah longsor," Jelas Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi dalam keterangannya, Selasa (3/1/2023) siang.
Sebagaimana diketahui, insiden bencana alam tanah longsor melanda kawasan Rompegading Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (26/12/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News