Batal Demo, BMI Ajukan Syarat Ini Agar DJ Dinar Candy Tetap Tampil di Makassar
BMI Sulsel dan Noyu akhirnya melakukan komunikasi terkait penolakan Dj Dinar Candy untuk tampil di Makassar. BMI mengajukan beberapa syarat agar tetap menghargai umat muslim.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Manajemen Noyu Makassar dan Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel telah melakukan komunikasi terkait penolakan DJ Dinar Candy ke Makassar. Dalam pertemuan itu, BMI memberikan beberapa syarat agar Dinar tetap tampil di Makassar.
Muh Zulkifli Ketua BMI Sulsel menyamapaikan, persyaratan yang diajukannya, agar Dj Dinar Candy tidak menampilkan aksi yang mengundang pornografi.
"Bukan cuma itu, kami juga mengajukan persyaratan kepada penyelenggara (Noyu) untuk melarang perempuan berhijab untuk masuk jika memang kegiatan ini jadi dillaksanakan. Minimal umur 21 tahun keatas yang bisa masuk," ucapnya di Jalan Gunung Bawakaraeng saat menggelar conferensi pers, Sabtu (16/7) pukul 18.00 Wita.
Baca Juga : Kenalkan Pengurus Baru BMI Sulsel, Anak Ridwan Wittiri jadi Ketua Gantikan Fadli Ananda
Selanjutnya, Zul sapaannya memberikan himbauan kepada mengusaha tempat hiburan malam agar menanamkan jiwa demokratis dan toleransi.
"Kami tidak bisa melarang berdirinya tempat hiburan malam. Tetapi kami meminta supaya teman - teman yang membuat usaha setidaknya bisa menghargai kami sebagai muslim. Setidaknya tumbuhkan nilai toleransi," pungkasnya.
Mendengar hal itu, Irwan Sakkir Manager Noyu Makassar akan mempertimbangkkan usulan syarat yang telah diajukan oleh BMI Sulsel.
Baca Juga : Ibiza Club Makassar Kini Hadir di Jalan Nusantara
"Kami akan konfirmasi dulu dengan management Dinar Candy untuk syarat yang diajukan. Kalau syarat pengunjung kami telah sepakati," bebernya.
Sekadar diketahui, BMI yang awalnya akan melakukan aksi demonstrasi untuk menolak kedatangan Dinar Candy akhirnya batal dilakukan setelah pihak Noyu melakukan komunikasi dan mendengarkan aspirasi BMI Sulsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News