Eks Ketua PSI Minta Anggaran Pembangunan Stadion Mattoanging Dialihkan ke Perbaikan Jalan Rusak di Jeneponto
kondisi jalan itu sudah berlubang dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO -- Mantan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jeneponto, Hardianto Haris menyindir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, terkait banyaknya jalan poros rusak parah yang luput dari pandangannya.
Menurut dia, kerusakan jalan tersebut dimulai dari kota Makassar sampai ke Kabupaten Jeneponto. Parahnya, kondisi jalan itu sudah berlubang dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
"Bahwa pada hari ini ketika kita melihat kondisi jalan poros Makassar, Gowa,Takalar, Jeneponto atau sebaliknya itu sangat banyak jalan-jalan yang rusak berlubang sehingga ini sangat berpotensi tinggi, beresiko tinggi bagi pengguna jalan mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Hardianto Haris dalam unggahan videonya yang diterima Portalmedia.ID, Senin (9/1/2023) malam.
Baca Juga : Menghadapi Ramadan, Gubernur Sulsel Keluarkan Imbauan
Secara pribadi, dirinya meminta kepada Gubernur untuk segera mengambil tindakan dengan cara memperbaiki jalan itu.
"Maka dari itu saya secara pribadi meminta kepada Bapak Gubernur untuk memperhatikan memperbaiki jalan, terutama jalan poros dibawah naungan Provinsi Sulsel," tegasnya.
Tak hanya itu, dia juga meminta wacana pemerintah provinsi akan membangun stadion Mattoanging untuk sementara waktu dibatalkan.
Baca Juga : Rute Mudik Gratis Nataru, Gubernur Sulsel Siapkan 7 Armada Bus Bagi 250 Penumpang
"Beberapa waktu yang lalu, bapak Gubernur berencana membangun stadion Mattoanging, ini saya berharap untuk dibatalkan dulu pembangunan itu," tegasnya.
Ia meminta anggaran pembangunan stadion tersebut dialokasikan untuk perbaikan ruas jalan rusak. Hal itu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan.
"Anggaranya untuk stadion itu dialihkan dulu lah ke perbaikan-perbaikan infrastruktur. Ini untuk menimalisir tingginya angka kecelakaan di jalan raya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News