Pengelola IPAL Bantah Kecelakaan dan Meninggalnya Pengendara Motor Karena Bekas Galian 

Penulis : Firda
ilustrasi

pihaknya sudah melakukan pengecekan di sekitar lokasi kejadian namun tidak mendapati informasi seperti yang diberitakan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pengelola Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di ruas Jalan Onta Lama, membantah penyebab meninggalnya seorang pengendara motor terjatuh akibat bekas galian proyek IPAL tersebut.

"Kami sudah cek lapangan dan tanya-tanya warga setempat serta Polsek setempat," ungkap PPK IPAL, Setia Dinoor kepada portalmedia.id, Minggu (15/01/2023).

Setia menjelaskan pihaknya sudah melakukan pengecekan di sekitar lokasi kejadian namun keterangan warga dan Kepolisian Sektor (Polsek) setempat tidak mendapati informasi seperti yang diberitakan.

Baca Juga : Bekas Pengerjaan IPAL di Makassar Picu Kecelakaan, Seorang Pria Tewas di Tempat

Dia juga memastikan pemberitaan yang seliweran tidak sesuai kenyataan di lapangan.

"Karena data tidak sesuai maka kami tidak ada tanggappan, dan konfirmasi telah cukup bahwa dilapangan tidak sesuai yang ditulis," ucapnya.

Sebelumnya, pria bernama Arpan Sikki (46) di Kota Makassar, meregang nyawa usai terjatuh dari kendaraan roda duanya saat melintas di ruas Jalan Onta Lama, pada Jumat (13/1/2023) malam.

Diduga kuat kendaraan roda dua yang digunakan Arpan Sikki terjatuh saat melintas di ruas jalan tersebut lantaran melindas bekas pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum tuntas.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K Sambolangi mengatakan, akibat dari kecelakaan tersebut korban mengalami luka robek pada pelipis kanan dan mengeluarkan darah pada hidung serta mulut.

"(Korban) meninggal dunia di TKP. Korban kecelakaan tunggal," kata Lando dalam keterangannya, Sabtu (14/1/2023) siang.

Lando menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan saksi yang didapatkan di lokasi, saat itu korban melintas di Jalan Onta lama dari Arah timur bergerak ke arah barat.

"Tiba-tiba di depan Masjid As Saidah korban terjatuh dari motor dan tersungkur di aspal, dengan luka robek pada pelipis kanan serta mengeluarkan darah pada mulut dan hidung," ucapnya.

Adapun warga setempat yang ada di sekitar TKP, berusaha menolong korban dengan mengangkatnya ke halaman masjid.

"Tidak lama berselang, korban meninggal dunia," kata Lando.

Adapun dari pihak kepolisian, dalam hal ini Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar. Dan, langsung melakukan olah TKP serta mengamankan sepeda motor milik korban, serta korban dievakuasi menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru