Hasil Pendalaman Polisi, Situs Penjualan Organ Tubuh Manusia yang Diakses Dua Pelajar di Makassar Berasal dari Rusia

Penulis : Reza Rivaldi
Ilustrasi

Hasil pendalaman Polda Sulsel, situs jual beli organ manusia yang diakses 2 pelajar yang tega membunuh bocah 10 tahun diketahui berasal dari Rusia.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Situs jual beli organ tubuh yang diakses dua pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga nekat menghabisi nyawa bocah 10 tahun disebut merupakan situs resmi asal negara Rusia.

Hal tersebut berdasarkan penyelidikan yang dilakukan tim Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel usai kasus tersebut mencuat ihwal kematian bocah bernama lengkap Muh Fadli Sadewa tersebut.

"Situsnya dari Rusia, kita bisa baca bahwa situs ini menjelaskan bagaimana pembelian organ tubuh, mulai dari jantung, liver, ginjal semua. Harganya mulai dari 60.000 USD sampai 100.000 USD," kata Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Helmy Kwarta Rauf saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/1/2023) dini hari. 

Baca Juga : Iran Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Rusia dan Tiongkok, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama

Kata Helmy, dari keuntungan yang ditawarkan itu diduga membuat dua pelajar berinisial AD dan MF itu nekat menghabisi nyawa bocah tak berdosa tersebut.

"Ini menggiurkan, jadi orang berpikiran cepat dapat uang. Itu situs luar tapi bisa diakses umum. Ini situs terbuka, ketika diklik muncul ini, kemungkinan ini situs resmi dari (Rusia) karena begitu diklik itu langsung muncul," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, dua orang remaja bernama A (17) dan MF (14) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibekuk polisi usai nekat melakukan aksi penculikan dan pembunuhan secara berencana terhadap seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.

Baca Juga : Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar

Kedua pelaku dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Panakkukang, di kediamannya masing-masing.

Pelaku pertama yakni A dibekuk di Jalan Batua Raya 7, Kota Makassar, Sulsel. Kemudian polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil membekuk MF di Jalan Ujung Bori, Kota Makassar, Sulsel, pada Selasa (10/1/2023) dini hari.

Setelah didalami kedua pelaku melakukan penculikan dan pembunuhan sebab tergiur iming-iming keuntungan dari penjualan organ manusia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru