Libatkan Dua Dosen Muda, Dosen UNSA Makassar Terbitkan Buku Panduan untuk Penyuluh KB

Dosen Prodi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar, Dr Ahmad Syaekhu, M. Si., (Portal Media/Rahma)

Buku ini direkomendasikan kepada para penyuluh KB

PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Dosen Prodi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar, Dr Ahmad Syaekhu, M. Si., kembali menerbitkan buku terbaru dengan judul Pengembangan Model Penyuluhan MAD (Motivation, Analysis Problem dan Description of Final (MAD).

Dr Ahmad Syaekhu, M. Si., dalam menyusun buku kelimanya itu melibatkan dua dosen muda dari kampus berbeda. Keduanya yakni, Irma S. Farm., M. Kes merupakan dosen di Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju, dan Sitti Hardiyanti Arhas, S. Pd., M. Pd., tercatat sebagai dosen UNM.

Dr Ahmad Syaekhu, M. Si., mengatakan bukunya kali ini lebih diperuntukkan untuk para penyuluh atau kader BKKBN dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana mengendalikan angka kelahiran.

Baca Juga : BKKBN dan Pemkab Gowa Tekankan Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting

"Ini bisa digunakan sebagai buku panduan kepada penyuluh keluarga berencana (KB) ," kata Ahmad yang baru baru saja menyelesaikan program doktoralnya di UNM, di Makassar Kamis (2/2/2023).

Pengembangan model penyuluh MAD kata Ahmad, dilakukan dengan proses pengembangan yang sistematis dengan sistem pengembangan Gall and Borg, dan Four-D yang kemudian dimodifikasi.

Lanjutnya, dalam waktu dekat buku ini akan dilakukan kegiatan bedah buku dengan menghadirkan dua penulis lainnya. "Alhamdulillah dapat dukungan dari pihak kampus untuk membuat bedah buku dalam waktu dekat, " katanya.

Baca Juga : Pemkot Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting

Rencananya bedah buku ini akan digelar pada 29 Februari di Makassar di Hotel Royal Bay Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, dengan melibatkan dosen internal kampus UNSA maupun dosen luar yang tertarik mengikuti kegiatan ini. "Kita berupaya bagaimana penyuluh juga bisa hadir, " jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru