Jalan Provinsi di Aroepala Rusak Parah, Jadi Biang Macet dan Kecelakaan
Kondisi jalan yang rusak parah kadang memicu kecelakaan.
PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR -- Ruas jalan penghubung antar Kabupaten Gowa dan Kota Makassar tepatnya di Jalan Aroepala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berlubang hingga membuat kemacetan parah. Kondisi jalan yang rusak parah kadang memicu kecelakaan.
Seperti pantauan Portalmedia, pada Jumat (3/2/2023), pukul 14:58 Wita, antrian panjang kendaraan terlihat hampir sepanjang jalan sejauh 2 kilometer.
Ternyata kemacetan di dua ruas Jalan Aroepala tersebut diakibatkan banyaknya lubang besar di jalan penghubung antar kabupaten tersebut.
Baca Juga : UJI-SAH Target 3 Tahun Selesaikan Masalah Jalan di Bantaeng
Macet diakibatkan karena rata-rata pengendara harus berhati-hati menghindari lubang tersebut. Ditambah genangan air yang menutupi lubang yang membuat pengendara harus lebih berhati-hati.
Terlihat juga ada beberapa lubang yang sengaja ditutupi menggunakan material paving blok, namun tidak begitu efisien lantaran genangan air membuat paving blok tersebut terangkat. Bahkah lebih membahayakan pengendara.
Salah satu warga yang ditemui di lokasi yakni Ahmad (31) mengatakan, lubang besar itu sudah lama mengganggu aktivitas masyarakat atau pun pengendara.
Baca Juga : Rusak Parah, Jalan Poros Sidrap-Soppeng Masuk Proses Pengerjaan
"Sudah diperbaiki tapi terangkat ji pepingnya (paving blok), kemarin dulu na perbaiki tapi begitu tommi. Iye macet toh karena ini motor na hindari lobang. Seharusnya kan di kasi dulu selokan, supaya tidak tinggal airnya," kata Ahmad dengan dialeg Bugis saat berbincang dengan Portalmedia.
Pria satu anak ini juga menyebut, kemacetan parah hampir setiap hari terjadi. Kemacetan pun sering terjadi hingga berjam-jam lamanya.
"Macet biasa sampai jam 12 malam. Kayak ini di pasangi paving blok malam, pagi sudah terangkat, tidak cocok memang dipasangi paving blok," tuturnya.
Baca Juga : Pemprov Segera Tangani Jalan Rusak Ruas Tanabatue - Sanrego - Palattae
Pria yang kesehariannya bekerja sebagai montir bengkel itu juga menyebut, peristiwa kecelakaan juga kerap terjadi menimpa pengendara roda dua lantaran tidak melihat lubang besar yang tertutup genangan air.
"Banyak jatuh juga, iya pengendara motor. Tidak liat lubang biasanya," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News