Kios Dijarah, Pedagang Minta Ada Pengamanan di Lokasi Kebakaran Pasar Terong
Kabakaran hebat yang melanda pasar Terong Makassar pada Minggu malam kemarin turut dimnafaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan menjarah jualan korban kebakaran.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan pasar Terong Makassar pada Minggu (5/2/2023) malam kemarin, pedagang tidak hanya mengalami rugi karena barang dagangan yang terbakar.
Namun, korban kebakaran yaitu pedagang yang berada di lantai dua, juga menjadi korban penjarahan dari orang yang tidak bertanggung jawab.
Hal ini disampaikan oleh Firdaus (51) salah seorang pedagang yang ditemui Portalmedia.id, di lokasi kebakaran.
Baca Juga : Kinerja Mulai Stabil, Perumda Pasar Makassar Siap Ekspansi Pengelolaan Pasar
"Saya punya 7 kios. Semuanya jualan pecah belah alat dapur, dan ada satu kios yang saya kehilangan barang, tidak terbakar tapi hilang barangnya, yang hilang barang jualan kayak panci-panci," kata Firdaus, Senin (6/2/2023).
Oleh karenanya itu, Ia meminta agar PD Pasar Makassar Raya segera memberikan solusi terkait masalah pengamanan di lokasi pasca kebakaran.
"Ini untuk mengantisipasi adanya penjarahan oleh orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi," katanya.
Baca Juga : Kebakaran di Makassar Tewaskan Bocah 7 Tahun, 12 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
"Yah mungkin kita tunggu perkembangan dari PD Pasar bagaimana. Solusi yang mendesak itu masalah pengamanan, sebab masih banyak barang yang masih ada harus diamankan," lanjut Firdaus.
Firdaus menyebutkan, bahwa dirinya sudah menggantungkan hidupnya lebih dari 20 tahun di area pasar tersebut.
"Saya sudah 22 tahun menjual di sini, tapi baru kali ini terjadi. Yah harapannya semoga diungkap yah apakah memang arus pendek atau apa. Untuk pemerintah sendiri kami berharap ada bantuan kepada para pedagang," ujarnya.
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Sementara, H Nur yang juga korban pedagang mengungkapkan bahwa selama dirinya berdagang di kawasan Pasar Terong Makassar, baru kali ini ada korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.
Baca Juga : Kobaran Api Renggut Nyawa Lansia dan Hancurkan 10 Rumah di Tallo
'Kalau malam itu lampu di tengah ji saja menyala, kalau lampu kios itu dimatikan semua. Tidak pernah ada masalah korsleting begini, baru pi begini. Tidak adaji juga yang aneh, murni memang kecelakaan mungkin," katanya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa kebakaran hebat terjadi di Pasar Terong Makassar, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulsel, pada Minggu (5/2/2023) malam.
Kebakaran hebat yang melanda lantai 2 Pasar Terong tersebut menghanguskan sedikitnya puluhan kios atau lods milik pedagang. Informasi yang didapatkan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar ada 24 kios yang rata-rata merupakan toko penjualan barang pecah belah yang ludes terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News