Minyakita Langka di Jeneponto, Pedagang: Sudah 20 Hari tak Ada dan Harga Melonjak
Pedagang pasar di Jeneponto mengeluhkan langkanya minyak produksi pemerintah, Minyakita.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Minyak kelapa merk Minyakita di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dilaporkan langka.
Salah satu pedagang di Pasar Tradisional Karisa, Baji mengatakan, kelangkaan minyak tersebut sudah terjadi sekitar 20 hari.
"Sudah 20 hari, di toko grosir di Jeneponto sama Makassar sudah tidak ada lagi dijual," kata Baji kepada wartawan, Senin (6/2/2023) sore.
Baca Juga : Hadiri Hut Jeneponto, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Nilai Bumi Tuareta Berkesan
Baji menjelaskan, sebelum Minyakita langka, haraga jualnya pun sempat melonjak. Mulai dari Rp14 ribu menjadi Rp17 ribu per liter.
"Sebelum langka saya jual Rp17 ribu karena modal Rp15 ribuan baru dapat (keuntungan), dulu saya jual Rp14 ribu," jelasnya.
Karena kelangkaan ini Baji dan beberapa pedagang laiun memutuskan untuk beralih menjual minyak merk lain, seperti Tawon.
Baca Juga : Viral Minyakita 1 Liter Ditimbang Cuma 750 Ml, Mentan: Tutup-Cabut Izinnya
"Minyak Tawon yang satu liter saya beli Rp16.800, saya jual Rp18.000 ribu tapi jarang laku, umumnya pembeli cari minyakita," ungkapnya.
Ia pun berharap, Minyakita kembali dipasarkan supaya omset penjualan minyaknya kembali normal.
"Tolong disampaikan (ke pihak terkait) supaya diturunkan harganya pak, karena ituji yang paling laku," pungkasnya.
Baca Juga : Danny Pomanto dan Pj Bupati Jeneponto Taken MoU Pengendalian Inflasi Daerah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News