Tak Ada Perubahan Dapil, KPU Makassar Manut ke DPR: Itu yang Terbaik
KPU RI menyetujui usulan opsi pertama yang disodorkan KPU Makassar. Yakni komposisi dapil masih sama dengan Pemilu 2019 lalu.
PORTALMEDIA.ID, GOWA - Daerah pemilihan (dapil) DPRD Kota Makassar pada Pemilu 2024 mendatang tidak mengalami perubahan. KPU Kota Makassar manut penetapan dapil yang tidak berubah dinilai yang terbaik.
Hal ini tertuang dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilu 2024.
Dalam PKPU itu, KPU RI menyetujui usulan opsi pertama yang disodorkan KPU Makassar. Yakni komposisi dapil masih sama dengan Pemilu 2019 lalu.
Baca Juga : RUU BUMD Dinilai Mendesak, DPR Soroti Lemahnya Tata Kelola dan Profesionalisme di Daerah
Seperti diwartakan sebelumnya, KPU Makassar mengusulkan tiga opsi penataan dapil dan alokasi kursi di Pemilu 2024. Salah satu opsi yang menuai pro kontra adalah penambahan dari 5 dapil menjadi 7 dapil.
Salah satu kritikan datang dari Legislator Fraksi Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Kota Makassar, Azwar mengaku keberatan dengan usulan KPU Kota Makassar khususnya opsi 3 yang pemekaran 5 dapil menjadi 7 dapil.
"Opsi satu dan opsi dua masih diterima akal sehat, tapi tiba-tiba mengusulkan KPU kota Makassar opsi ketiga, sempat ada kecurigaan pihak kami sebagai manusia biasa bahwa ini by design oleh KPUD Kota Makassar yang ingin mendapatkan keuntungan dari penambahan dapil tersebut," ujarnya, Jumat (6/1/2023).
Baca Juga : Rapat dengan DPR, Kapolri Tegaskan Penolakan Polri di Bawah Kementerian
Sementara itu, Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar mengatakan apapun ketentuan dapil yang ditentukan KPU RI itu yang terbaik.
"Kan, memang (keputusan) finalnya itu ditentukan oleh KPU RI, kami hanya sebatas mengusulkan opsi (dapil), kata Gunawan kepada Portalmedia.id, Selasa (7/2/2023).
Setelah adanya PKPU itu, KPUD Makassar akan segera melakukan sosialisasi mengenai penetapan dapil tersebut."Dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi (dapil ke masyarakat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News