Hadirkan 4 Menteri, KTT Pariwisata dan Investasi Indonesia Timur Bakal Digelar di Makassar
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pariwisata dan Investasi Indonesia Timur bakal digelar di Makassar pada Maret mendatang.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar East Indonesia Tourism dan Investment Summit 2023.
Acara ini akan digelar pada tanggal 2 hingga 4 Maret mendatang, di Hotel Claro, Kota Makassar, dengan menghadirkan 4 Menteri Indonesia, yakni Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dan Ketua BPP Hipmi Akbar Buchari.
Ketua BPPD Sulawesi Selatan Andry Arief Bulu, mengatakan dari acara ini, pihaknya ingin menggiatkan wisata di Indonesia Timur melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) untuk pariwisata dan investasi.
Baca Juga : Makassar Jadi Tuan Rumah SDP HIPMI 2026, Bakal Dihadiri Menteri dan Ribuan Pengusaha
Program ini merupakan kolaboratif dengan Pemprov Sulsel, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kadin, Hipmi, Geopark Maros-Pangkep, dan pelaku Ekonomi Kreatif untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat berwisata di dalam negeri.
"Ide ini diawali saat Pemerintah menggalakkan bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia," ujar Andry, Kamis (9/2/2023).
Ia menjelaskan, Indonesia Timur adalah wilayah yang punya potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat tinggi untuk dikembangkan di semua sektor. Termasuk sektor pariwisata, maritim, pendidikan dan lainnya.
Baca Juga : UMKM Sulsel Didorong Kuasai Pasar Digital, Kadiskop UKM: Jangan Hanya Jadi Penonton!
Indonesia Timur, menurutnya, punya berbagai wisata yang tak kalah indah dan menarik. Tiga di antaranya bahkan masuk lima destinasi super prioritas di Indonesia.
"Dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia, tiga ada di Indonesia Timur. Ada Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang di Sulawesi Utara," katanya.
200 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan se-Indonesia Timur
Acara ini juga akan dihadiri oleh 200 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan se-Indonesia timur, Dinas PTSP se-Sulawesi Selatan, delapan Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia, 8 Kedutaan Besar yang punya Kantor Konsulat di Makassar, dan juga Pengurus Kadin dan Hipmi di Indonesia Timur.
Baca Juga : Penghapusan KUR Ditunggu UMKM, DPR Minta Pemerintah Percepat Regulasi
"Ada pula perwakilan dari negara lain seperti Australia Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, India, dan Bangladesh," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News