Puskesmas Bululoe Jeneponto Tak Mampu Tampung Kunjungan Pasien
Setiap hari rata-rata kunjungan berkisar 150-200 pasien yang berobat
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Puskesmas Bululoe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) , kondisinya sangat memprihatinkan.
Selain masih berbentuk bangunan lama dan berlantai satu, bangunan tersebut juga sangat sempit dan membuat pasien yang berobat harus rela berdesak-desakan.
Kepala Puskesmas Bululoe, Akhmad H Zakkir mengatakan, setiap hari rata-rata kunjungan berkisar 150-200 pasien yang berobat dengan dilayani belasan petugas. Minimnya ruangan, membuat pasien harus berdesakan.
Baca Juga : Nekat Terobos Banjir, Puluhan Motor di Jeneponto Mogok
"Di atas ratusan apalagi kalau hari pasar. Waktu membludaknya itu pasien, Senin, Selasa, Jumat dan Sabtu. Kalau tenaga sih kurang satu dokter, tapi teratasi," kata Akhmad H zakkir kepada Portalmedia.id saat ditemui di ruangan kerjanya, belum lama ini.
Luas bangunan yang hanya 60 kali 70 persegi itu, melayani 5 Desa dari kampung tetangga yakni Kabupaten Gowa, dan beberapa desa di Jeneponto juga dilayani. Puskesmas Bululoe menjadi puskesmas terpadu untuk beberapa desa tetangga di wilayah itu.
"Dari kabupaten Gowa disini 5 desa tertampung. Desa Pencong, Parangloe, Taring, Biring Bulu dan ada satu desa lagi saya lupa namanya. Tambah Desa Datara (Jeneponto), dan Desa Bangkala Loe. Desa Bonto Mate'ne biasa ke sini berobat. 11 Desa tertampung disini berobat," jelasnya.
Baca Juga : Guru Agama di Jeneponto Dianiaya Orang Tua hingga Pendarahan
Soal lahan kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, hanya saja, lahan itu belum ditemukan.
"Kondisi lahan liat maki saja. Kita sudah conek dengan pemerintah desa tapi tidak ada laha dia dapat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News