Polisi Pasang Police Line di Lokasi Tambang yang Diduga Ilegal di Jeneponto

Penulis : Akbar Razak
mobil alat berat salah satu tambang galian c diduga ilegal di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mulai ditertibkan. (IST).

Menurut Supriadi, penertiban itu sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir ini.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO -- Puluhan tambang galian c yang diduga ilegal di Kabupaten Jeneponto, mulai ditertibkan oleh pihak kepolisian setempat.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Supriadi mengatakan, sementara ini baru dua kecamatan yang sudah didatangi petugas seperti, Bangkala dan Tamalatea.

"Saya sudah turun terus, dan saya sudah police line semuanya, saya sendiri yang pimpin, menyusul yang lain yang tidak punya izin," kata AKP Supriadi kepada Portalmedia.id, Rabu (15/2/2023).

Baca Juga : Viral, Kapolsek di Barru Larang Wartawan Rekam Lokasi Tambang Galian C

Namun saat tiba di lokasi itu petugas tidak mendapati pekerja, hanya alat berat. Petugas kemudian memasangi garis polisi di jalan masuk lokasi serta menyegel alat berat tersebut.

"Setelah semua tervalidasi baru saya melihat siapa yang mempunyai izin, siapa yang ilegal. Kalau sudah punya izin tentunya kita tidak bisa melakukan penegakan hukum, kalau belum nanti kita lihat mekanismenya, yang jelas saya harus tertipkan dulu itu intinya," jelasnya.

Menurut Supriadi, penertiban itu sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir ini. Polisi memastikan harus mendapatkan informasi yang valid sebelum turun ke lapangan.

Baca Juga : Polda Maluku Tersangkakan Raja Negeri Rohomoni Daud Sangaji Kasus Tambang Ilegal

"Kurang lebih tiga hari dan belum selesai sampai sekarang. Kan saya orang baru makanya selain dari informasi anggota, saya harus mendapatkan informasi dari masyarakat, jangan sampai informasi dari anggota ini tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya belum menyebutkan secara detail jumlah tambang di dua kecamatan tersebut. Namun, perkiraanya mencapai puluhan.

"Banyak, data itu kadang tidak sesuai fakta, contoh misalnya saya turun ternyata tambang itu sudah tidak beroperasi, ada juga yang sementara, ada juga yang vakum," tegasnya.

Baca Juga : Operasi Terus Berlangsung, Polisi Belum Ungkap Jumlah Keseluruhan Tambang Galian C Ilegal di Jeneponto

Kendati telah menertibkan tambang tersebut, polisi hingga kini mengaku belum pernah bertemu dengan pemilik.

Namun ketika pemilik tambang sudah diketahui, polisi akan memanggil dan sekaligus memeriksa sejumlah dokumennya.

"Belum, saya tertibkan dulu nanti setelah saya panggil baru saya mintai dokumennya. Tapi rata-rata yang saya polisi line orangnya tidak ada di tempat, alat yang ada di tempat jadi makanya alatnya yang kita sita," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru