Anggota DPR Optimistis TNI-Polri Mampu Bebaskan Pilot Susi Air

ist

Christina juga menekankan pentingnya untuk mencegah jatuhnya korban yang hanya akan menimbulkan efek dan dampak buruk bagi solusi masalah Papua.

PORTALMEDIA.ID -- Christina Aryani, Anggota Komisi I DPR RI, menyatakan optimis bahwa TNI dan Polri dapat membebaskan pilot Susi Air yang saat ini disandera oleh kelompok KKB di Papua. Dirinya meyakini bahwa TNI memiliki strategi yang baik dan terukur untuk memastikan bahwa pendekatan persuasif yang dilakukan berhasil tanpa adanya korban jiwa.

"Kami memberikan dukungan moral untuk TNI di lapangan, yang bersama Polri sedang mengupayakan pembebasan pilot Susi Air. Tentu kami optimis berbekal pengalaman dan latihan selama ini, tugas pembebasan bisa diselesaikan dengan baik pada waktunya," ungkap Christina dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Kamis (16/2/2023).

Christina juga menambahkan bahwa langkah pemerintah dan Panglima TNI untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani situasi penyanderaan adalah langkah yang tepat. Menurutnya, kunci dari penyelesaian masalah Papua adalah dengan pendekatan persuasif.

Baca Juga : TNI Tindak Kelompok Bersenjata di Yahukimo, Dua Anggota OPM Tewas

Christina juga menekankan pentingnya untuk mencegah jatuhnya korban yang hanya akan menimbulkan efek dan dampak buruk bagi solusi masalah Papua.

Christina menilai bahwa terkait video yang beredar luas bersama pilot Susi Air yang disandera oleh kelompok KKB, tidak perlu memancing respon yang berlebihan. Menurutnya, hal tersebut dapat memperburuk situasi dan menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar. Sebaliknya, Christina menekankan pentingnya menahan diri dan membiarkan pihak keamanan dan negara menangani situasi tersebut dengan cara yang terukur dan tepat.

"Tidak perlu membangun narasi atau reaksi yang berlebihan. TNI saya sangat yakin mampu mengelola situasi dengan baik. Kita sama-sama berharap operasi pembebasan Pilot Susi Air berhasil dengan baik," pungkas Christina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru