Tidak Bisa Berenang, Bocah Tenggelam di Kanal Rappocini Ditemukan Meninggal
Bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) di Kota Makassar, awalnya dikabarkan kecebur
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Bocah nahas yang dikabarkan hilang tenggelam di kanal Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Kapolsek Rappocini, AKP Muhammad Yusuf mengatakan, bocah kelas 1 Sekolah Dasar (SD) ini ditemukan didasar kanal oleh tim gabungan SAR sekitar pukul 01:12 Wita, Minggu (19/2/2023) dini hari.
"Iya sudah ditemukan oleh tim SAR di dalam kanal dan kondisi meninggal dunia," jelas Yusuf kepada Portalmedia, Minggu siang.
Baca Juga : Bocah Kelas 1 SD di Makassar Dikabarkan Hilang saat Bermain di Kanal
Setelah ditemukan, bocah bernama Muhammad Basyari Yasin itu langsung dibawah ke rumah duka untuk semayamkan oleh pihak keluarga.
"Sudah dibawah ke rumah duka," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan hilang usai tercebur dalam kanal di Jalan Inspeksi Kanal, Kecamatan Rappocini, Sabtu (18/2/2023) malam.
Baca Juga : Terkendala Air Keruh dan Cuaca, Pencarian Bocah Tenggelam di Pangkep Dihentikan Sementara
Bocah nahas itu diketahui bernama Muhammad Basyari Yasin dan kini masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.
Kapolsek Rappocini, AKP Muhammad Yusuf membenarkan perihal peristiwa tersebut. Kata dia, bocah berusia 8 tahun itu sempat terlihat sedang bermain dengan beberapa rekannya sebelum dinyatakan hilang.
"Awalnya korban bermain ditepi kanal, pada pukul 09:30 Wita pagi, namun setelah beberapa jam orang tua korban kemudian mencari keberadaan korban dan dari keterangan rekan korban diduga tenggelam di kanal," jelas Yusuf dalam keterangannya, Sabtu malam.
Baca Juga : Bocah 8 Tahun Dikabarkan Hilang saat Bermain di Pinggiran Sungai Pangkajene
Orang tua sang bocah pun panik, sehingga langsung menginformasikan hilangnya sang anak ke kantor kelurahan setempat. Tim SAR gabungan pun langsung bergerak melakukan pencarian.
"Korban masih berstatus pelajar kelas 1 SD. informasi yang didapatkan korban diduga berenang di dalam kanal sehingga tenggelam karena korban belum bisa berenang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News