6 Hari Pipa PDAM Jeneponto Bocor, 6 Kawasan Alami Krisis Air
Pipa PDAM Jeneponto alami kebocoran, hal ini berdampak pada 6 kawasan di Jeneponto yang mengalami krisis air, meliputi Desa Sapanang, Balang, Balang Toa, Panaikan, Pabiringa, dan Biringkassi.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Layanan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan berhenti mengalir dan telah memasuki hari keenam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, air PDAM tak mengalir karena terjadi kebocoran pada pipa yang berada di bawah air sungai jalur kelurahan.
Hal ini bahkan berdampak langsung pada beberapa wilayah, yang menyebabkan terjadinya krisis air.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Sedikitnya ada 6 kawasan yang terdampak dari tak mengalirnya air PDAM, meliputi kawasan Desa Sapanang, Balang, Balang Toa, Panaikan, Pabiringa, dan Biringkassi.
Terkait hal ini, Direktur PDAM Jeneponto Junaedi saat dihubungi Portalmedia.id belum memberikan respons terkait kondisi ini.
Asri, warga BTN Aprilia menyebutkan bahwa air berhenti mengalir di rumahnya sudah enam hari terakhir.
Baca Juga : Berhasil Balik Rugi Jadi Laba, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kinerja PDAM
"Tanggal 17 Februari mulai mati, hari jumat lalu. Subuh-subuh tidak mengalir, tidak cukup di pakai mandi," kata Astri kepada Portalmedia.id, Rabu (22/2/2023).
Ia juga meminta pemerintah segera menuntaskan permasalahan ini, agar warga tak dirugikan.
Baca Juga : Exit Meeting BPK Sulsel, Munafri Dorong PDAM Jadi Teladan Tata Kelola BUMD
"Ini penting banget loh buat kelangsungan hidup masyarakat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News