Pendatang Baru di Pemilu, Partai Gelora Bidik 2 Kursi DPRD Jeneponto Tiap Dapil
Caleg yang bergabung di Partai Gelora merupakan caleg potensial yang mampu mencapai dua kursi setiap dapil.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Pemilu 2024 akan menjadi pengalaman pertama Partai Gelombang Rakyat (Gelora) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebagai pendatang baru, Partai Geloro membidik 2 kursi setiap daerah pemilihan (Dapil).
Ketua DPD Partai Gelora Jeneponto Isnaad Ibrahim mengatakan meski terbilang baru, partai besutan Anies Matta dan Fahri Hamzah itu tidak ragu memasang target tinggi, setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual dan resmi menjadi peserta pemilu 2024.
Target dua kursi untuk masing-masing dapil dipatok Partai Gelora memenangkan pencalegan di DPRD Jeneponto, begitu juga untuk kursi di DPRD Sulsel,"Dua kursi satu dapil, dan dua kursi Provinsi," kata Isnaad Ibrahim kepad Portalmedia.id, Kamis (23/2/2023).
Baca Juga : Kasus Dugaan Penggelapan Dana Koperasi Rp1,3 Miliar yang Libatkan Anggota Dewan di Jeneponto Berakhir Damai
Menurut dia, caleg yang bergabung di Partai Gelora merupakan caleg potensial. Sehingga, dirinya berkeyakinan dua kursi setiap dapil bakat terwujud.
"Semua dapil berpotensi. Saya inikan partai baru jadi harus saya ciptakan suasana baru. Jadi saya tidak memasukkan caleg kalau dia bukan kader, jadi saya perekrutan pengurus ku ini memang dia bersedia bertarung di Pilcaleg," jelasnya.
Karaeng Lontang sapaan akrabnya mengatakan, sebagai partai baru pihaknya menciptakan program baru, salah satunya adalah tidak menerima caleg yang bukan kader.
Baca Juga : Anggota DPRD Jeneponto Bantah Tudingan Penggelapan, Klaim Justru Jadi Korban Investasi Koperasi
"Jadi kita ingin merekrut begitu masuk, mau jadi caleg kita pasang selaku pengurus. Jadi kita mulai lakukan pengkaderan itu, karena kita itu partai baru jadi harus kita bikin juga program dan suasana baru. Jadi tidak ada yang merasa, bahwa saya mengendarai Gelora hanya untuk mendapatkan kursi," tegasnya.
Dia menyebutkan, bahwa kepengurusan partainya sampai ke tingkat dusun hingga kini telah rampung. Pihaknya saat ini sedang fokus sosialisasi di tengah masyarakat.
"Strategis kami saat ini adalah membentuk pengurus sampai ke kita dusun, dan alhamdulilah itu sudah selesai. Sekarang kami lagi sosialisasi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News