Mengapa Jokowi Sering Endorse Nama Capres dan Cawapres?, Begini Penjelasan Sekjen PDIP
tindakan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo berbeda dengan salah satu kandidat bacapres yang sudah memulai kunjungannya ke berbagai daerah di Indonesia.
PORTALMEDIA.ID -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sering memberikan sokongan atau endorse sejumlah nama yang akan menjadi bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) di acara-acara partai dan beberapa kesempatan lainnya.
Jokowi malah memberikan penjelasan mengenai kriteria calon presiden yang baik dan ciri-ciri fisik tertentu, seperti rambut putih dan banyak kerutan di dahi, dalam pertemuan dengan sejumlah relawan di Stadion GBK Senayan pada 26 November 2022 lalu.
Terbaru Jokowi menyebutkan kembali nama Capres-Cawapres dalam acara sejumlah acara seperti di Harlah PPP dan HIPMI.
Baca Juga : Hasto Kristiyanto Tekankan Politik Moral dan Penguatan Basis di Konferda PDIP Sulsel
Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo berbeda dengan salah satu kandidat bacapres yang sudah memulai kunjungannya ke berbagai daerah di Indonesia.
"Kalau Presiden Jokowi kan bagian dari pendidikan politik untuk rakyat, di situ. Bahwa pemilu itu sesuatu hal yang sangat penting untuk melihat rekam jejak calon," ujar Hasto, di Sekolah PDIP, Lenteng Agung Jakarta, Kamis (23/2/2023).
Hasto menegaskan bahwa idealnya semua calon bacapres dan bacawapres seharusnya berkeliling ke berbagai daerah untuk memperkenalkan diri dan programnya sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Baca Juga : Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Sekjen PDIP untuk Periode 2025–2030
"Bahkan pak Jokowi kan mengatakan ojo grusak-grusuk nah kan harus kita tangkap juga. Karena semua ada tahapannya," tutup Hasto.
Sebelumnya, dalam Harlah PPP ke-50 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (17/2/2023) Presiden Jokowi menyebutkan sejumlah nama tokoh potensial Capres-Cawapres dalam Pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikan Jokowi terkait capres dan cawapres yang berpeluang diusung PPP Jokowi dan hadir di acara tersebut.
Baca Juga : Mensesneg Sebut Kasus Hasto dan Tom Lembong Bernuansa Politik
"Yang saya kenal ada Pak Prabowo, yang saya tahu juga ada Pak Erick Thohir, yang saya tahu juga ada Pak Sandiaga Uno, yang saya tahu juga ada Pak Mahfud Md. Saya hampir lupa juga ada Mas AHY, dan tentu saja juga ada Ketum PPP," kata Presiden RI Joko Widodo.
Kemudian di dalam acara pelantikan pengurus baru HIPMI di Hotel Kempinski Jakarta pada Senin (20/2/2023), Jokowi menyebut sejumlah nama kandidat Bacapres dan Bacawapres.
"Biasanya saya kalau pas datang di forum-forum partai, yang saya lakukan pertama itu mengabsen calon capres dan cawapres. Oleh karena hari ini forumnya forum ekonomi, saya tidak ingin mengabsen meskipun saya tahu hadir di sini Pak Prabowo. Ada juga Pak Airlangga, ada juga Pak Erick, tapi saya ini enggak ngabsen," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News