Sulsel Ekspor 260 Ton Bahan Baku Pelet Ikan ke Tiongkok

260 ton dedak gandum diekspor ke Tiongkok.

Dari data pada sistem IQFAST Karantina Pertanian Makassar, di tahun 2022 kinerja ekspor komoditas sejenis tercatat 94.149 ton dengan nilai Rp343 miliar, dengan dua negara tujuan yakni Cina dan Korea Selatan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sulsel mengekspor 260 ton dedak gandum senilai Rp936 juta ke Pasar Tiongkok, kemarin, Jumat, 24 Februari 2023. Dedak gandum ini merupakan bahan baku pakan ternak atau pelet ikan.

Karantina Pertanian Makassar memfasilitasi ekspor ini, melalui penjaminan pemenuhan persyaratan teknis negara tujuan dengan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) kepada PT BFMI.

"Dedak gandum ini merupakan produk yang sangat diminati di pasar ekspor. Karena dedak gandum ini merupakan bahan baku pakan ternak atau pelet ikan. Kedepannya kita selalu berharap peningkatan ekspor pertanian di Sulsel dengan berbagai komoditas," kata Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, melalui keterangan persnya, Sabtu, 25 Februari 2023.

Baca Juga : Tingkatkan Awareness Pengguna Jasa, Karantina Makassar Gelar Bimtek

Lutfie menyebutkan, pihaknya mengapresiasi pelaku usaha melalui pendampingan dan bimbingan untuk pemenuhan persyaratan teknis, disamping percepatan layanan perkarantinaan di pelabuhan.

Sebagai informasi, dari data pada sistem IQFAST Karantina Pertanian Makassar, di tahun 2022 kinerja ekspor komoditas sejenis tercatat 94.149 ton dengan nilai Rp343 miliar, dengan dua negara tujuan yakni Cina dan Korea Selatan.

"Tidak hanya itu, dalam menggenjot produktivitas ekspor ini Karantina Pertanian Makassar juga tetap mengacu pada amanat Undang - Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dimana komoditas yang diekspor sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan," tutup Lutfie.

Sementara itu, Production Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Yadhi, sangat mengapresiasi dukungan Karantina Pertanian Makassar dalam memfasilitasi ekspor dedak gandum ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada Karantina Pertanian Makassar atas dukungan kepada PT Bungasari. Kedepannya kami berharap dedak gandum ini membuka geliat ekspor ke mancanegara bukan hanya negara Cina," tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru