Tahap Pertama, 17 Ribu ASN Termasuk TNI Polri akan Pindah ke IKN Nusantara

Jokowi menikmati sunrise di kawasan IKN. Foto: dok

Dalam pemindahan tahap pertama, ada sekitar 17.000 ASN, TNI dan Polri yang akan pindah ke IKN.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Jumlah personel aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri yang akan pindah tahap pertama ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hampir mencapai angka 17.000 atau tepatnya 16.990 orang.

Untuk keperluan pemindahan ini, Pemerintah disebut sudah menyiapkan beragam fasilitas untuk kenyamanan mereka, seperti sarana olah raga, lahan hijau, apartemen, danau, dan lain sebagainya.

"Total 11.274 ASN dari 35 kementerian dan lembaga yang akan pindah," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, lewat keterangan pers, dikutip dari republika, Minggu (26/2/2023).

Baca Juga : Otorita IKN Pastikan Layanan Kesehatan KIPP Siap Sambut 16 Instansi

Anas menambahkan, pemerintah menargetkan personel TNI dan Polri yang pindah ke IKN sebanyak 5.716.

Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya yang akan dipindah sebanyak 193 orang, sedangkan PPT Pratama sebanyak 964. Sementara untuk pejabat fungsional yang dipindahkan sebanyak 8.091 orang, dan jabatan pelaksana ada 2.026 orang.

“Sehingga total ASN, TNI, Polri yang pindah ke IKN pada tahun 2024 ada sebanyak 16.990,” kata Anas.

Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028

Hunian bagi ASN telah disiapkan berupa beberapa apartemen. Anas menyampaikan, tower apartemen yang dibangun pada tahap awal ini berada pada ring satu atau dekat dengan Istana Negara di IKN Nusantara.

Seluruh konstruksi dibangun ramah lingkungan untuk setiap bangunan bertingkat institusional, komersil, dan hunian.

"Dukungan fasilitas juga sedang dalam tahap pembangunan. IKN Nusantara akan dibangun area olah raga, lahan hijau, danau, dan lain sebagainya," jelas dia.

Baca Juga : DPR Sebut Kunjungan Prabowo ke IKN Jadi Pesan Politik Penting

Tak hanya sarana penunjang, fasilitas seperti TK, SD, hingga rumah sakit bertaraf internasional juga akan dibangun di IKN Nusantara. Semua hunian dan fasilitas disiapkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Kementerian PUPR.

Kawasan Strategis Nasional (KSN) IKN seluas 256.142 hektare, yang mencakup 199.962 hektare Kawasan Pengembangan IKN, serta 56.180 hektare Kawasan IKN. Sementara luas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan yakni 6.596 hektare.

Dalam rancangan utama IKN, pembangunan IKN akan merestorasi 75 persen habitat alami. IKN didesain sesuai kondisi alam di sana, lebih dari 75 persen terdiri dari kawasan hijau di Kawasan Pemerintahan IKN.

Baca Juga : ASN di Sulsel Kerja Fleksibel saat Akhir Tahun

Seratus persen penduduk dapat mengakses ruang terbuka hijau rekreasi hanya dalam waktu 10 menit.
Seluruh tempat umum dirancang menggunakan prinsip akses universal, kearifan lokal, dan desain inklusif. Salah satu prinsip IKN yakni terhubung, aktif, dan mudah diakses.

Anas mengatakan sudah banyak ASN muda yang berminat pindah ke IKN, minat tersebut muncul karena lahan IKN yang asri dan dinilai cukup menenangkan untuk aktivitas pekerjaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru