Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 8 Orang Masih Hilang
Setidaknya 338 warga mengungsi ke markas PMI Jakarta Utara
PORTALMEDIA.ID -- Kebakaran di Depo Pertamina Klumpang pada malam Jumat (3/3/2023) telah menewaskan 17 orang dan 8 lainnya dilaporkan hilang.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Rizal, menyatakan bahwa lokasi kebakaran terletak di pemukiman padat penduduk yang berpotensi menimbulkan korban dalam jumlah besar.
Kebakaran ini juga terdampak di pemukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 12 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.
Baca Juga : Tanah Merah Plumpang, Panggung Politik Era Jokowi Hingga Beda Pendapat Anies-Ahok
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.16 WIB dan api membumbung tinggi sehingga membuat langit di sekitar lokasi kebakaran menjadi gelap akibat asap hitam.
Warga berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang aman, termasuk ke markas PMI Jakarta Utara yang berada dekat dengan pemukiman mereka.
Setidaknya 338 warga mengungsi ke markas PMI Jakarta Utara, dan beberapa pengungsi tersebar di posko-posko lain, seperti RPTRA Rasela dengan jumlah 256 orang, Kantor Dinas Tenaga Kerja dengan 74 orang, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan dengan 65 orang, serta beberapa masjid di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga : Jokowi Soal Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Ini Zona Berbahaya, Tidak Bisa Ditinggali
Selain 8 orang masih dinyatakan hilang, kebakaran pipa bahan bakar minyak itu juga menewaskan 17 orang dan puluhan lainnya mengalami luka bakar.
Korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Polri, sedangkan korban luka bakar ada di sejumlah rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Pelabuhan, RSUD Tugu Koja, Rumah Sakit Mulyasari, dan Rumah Sakit Koja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News