Danny Pomanto: "Di Pemkot, saya kira tidak ada gaya hedon"
gaya hidup memamerkan kekayaan itu menjadi pertanyaan bahwa dari mana mendapatkan uang
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meneruskan instruksi Presiden Jokowi perihal larangan bergaya hedon bagi para ASN dan petugas instirusi vertikal.
Ia mengatakan sejauh ini ASN lingkup Pemkot Makassar cukup baik dan tidak menunjukkan gaya hidup hedon. Ia mengaku, dirinya sendiri selalu memberi contoh kepada bawahan bagaimana menerapkan gaya hidup yang sederhana dan tidak berlebih.
"Kalau saya dari awal memberi contoh jangan hedon. Contoh rumahku tidak ada yang berubah, tidak ada mobil baruku, harus tawaddu" ungkap Danny saat di temui di kediamannya, Jum'at (3/3/2023).
Baca Juga : KPK: Aset Rafael Alun di Safe Deposit Box dalam Proses Blokir PPATK
Dia mengatakan, gaya hidup memamerkan kekayaan itu menjadi pertanyaan bahwa dari mana mendapatkan uang jika jabatan ASN lingkup Pemkot Makassar. Bahkan gaji sebagai wali kota saja menurutnya tidak setara untuk perilaku hedonisme.
" Di Pemkot, saya kira tidak ada gaya hedon. Sudah disampaikan memang. Kecuali memang ada pengusaha sebelumnya itu hak orang, tetapi hedon saya kira di pemkot tidak ada" tekannya.
Meski begitu, Danny akan menginstruksikan jika ada ASN Pemkot yang hedon maka pastinya akan ditegur.
Baca Juga : Mahfud MD Duga Pencucian Uang Rp 300 Triliun di Kemenkeu Sejak 2009 Hingga 2023
Sebagaimana diketahui, pasca kejadian viralnya aksi pamer kekayaan oleh anak pejabat Dirjen Pajak yang kini mendapatkan perhatian serius dari Presiden Joko Widodo.
Kepala Negara menginstruksikan kepada para menterinya untuk menertibkan pejabat yang hidup dan bergaya hedon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News