3.318 Balita di Makassar Bertubuh Pendek, Tersebar di Sembilan Kecamatan
Jumlah anak usia di bawah dua tahun di Makassar yang mengalami stunting sebanyak 3.318 balita.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kasus Stunting di Kota Makassar sepertinya masih menjadi masalah yang serius. Jika di lihat dari data, enam kelurahan dari 153 kelurahan yang ada di Makassar tercatat 56 kasus stunting yang menyerang balita.
Data Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Dinas Kesehatan Kota Makassar pada Oktober 2022 lalu menunjukkan, jumlah anak usia di bawah dua tahun di Makassar yang mengalami stunting sebanyak 3.318 balita.
Jumlah stunting terbanyak ada di 9 kecamatan, yakni Kecamatan Tamalate 681 balita, disusul Biringkanaya 605 balita, Tallo 366 balita, Rappocini 354 balita, Panakkukang 344 balita, Bontoala 217 balita, Manggala 195 balita, Tamalanrea 95 balita, dan Sangkarrang 90 balita.
Baca Juga : Antisipasi Lahan Terbatas, Munafri Dorong Teknologi IoT dan Budidaya Sagu di Makassar
Berbagai upaya di lakukan pihak Pemkot Makassar untuk mengurangi angka kasus stunting salah satunya Grebek Stunting yang merupakan program cegah resiko stunting yang ada di wilayah kota makassar.
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi rutin melakukan kunjungan Puskesmas di Kota Makassar, kunjungan tersebut rutin di lakukan setiap sekali minggu. Sabtu (4/03/2023).
"Grebek Stunting merupakan Gerakan Cegah Resiko Stunting, dan merupakan agenda rutin setiap pekan Wakil Wali Kota Makassar dalam upaya penurunan angka stunting di Makassar.
Baca Juga : Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Munafri Perkuat Kolaborasi Pembangunan Makassar
Dalam Grebek Stunting kali ini, Fatmawati Rusdi mengunjungi Puskesmas Maccini Sawah dan Puskesmas Bara Baraya.
"Banyak hal yang dapat menjadi penyebab tumbuh kembang anak tidak optimal, atau stunting. Kurangnya asupan gizi, terjadi infeksi secara berulang, dapat menjadi penyebab stunting," ungkap Fatmawati Rusdi.
Fatmawati Rusdi juga mengingatkan agar ibu-ibu dapat secara rutin melakukan pemeriksaan di Posyandu dan Puskesmas, sejak masa kehamilan.
Baca Juga : Sabet Terbaik I Creative Financing dari Kemendagri, Kota Makassar Kantongi Insentif Rp3 Miliar
Grebek Stunting ini menghadirkan ibu-ibu yang memiliki anak dengan tinggi ataupun berat badan yang kurang dari yang seharusnya, dan diberikan pembagian makanan tambahan.
Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Puskesmas Maccini Sawah, Khairul Risal melaporkan bahwa untuk cakupan Puskesmas Maccini Sawah, terdiri dari 3 Kelurahan yakni Kelurahan Maccini Parang, Maccini Gusung, dan Maccini Sawah.
"Dari ketiga kelurahan tersebut, terdapat sebanyak 17 anak yang memiliki berat badan kurang, dan pendek," ujar Khairul.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Sementara itu, untuk Puskesmas Bara Baraya, Kepala Puskesmas Bara Baraya, dr Sophia Qadarsih, melaporkan bahwa terdapat 56 kasus stunting untuk 6 Kelurahan, yang merupakan wilayah cakupan Puskesmas Bara Baraya.
Sementara di Mamajang 87 balita, Ujung Tanah 81 balita, Mariso 62 balita, Wajo 54 balita, Makassar 47 balita, dan Ujung Pandang 40 balita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News