Tinjau Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Wapres Janji akan Pindahkan Warga

Wapres Ma’ruf Amin. Foto: ist

Wapres Ma’ruf Amin mengunjungi lokasi kebakaran depo Pertamina Plumpang.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Wakil Presiden atau Wapres Ma'ruf Amin meninjau lokasi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023) kemarin. 

Ma'ruf mengunjungi posko pengungsi kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dibangun secara mandiri dengan warga. Ia bertanya pada para pengungsi.

"Rumahnya kena kebakaran? Tahun berapa? Pernah kebakaran juga?" tanya Wapres Ma'ruf Amin, dikutip dari liputan6, Minggu (5/3/2023). 

Baca Juga : Wapres Imbau Anak Muda Indonesia Tidak Menunda Menikah

Warga menjawab bahwa rumahnya habis semua.

"Mau dipindahkan mau? Sabar ya, nanti disiapkan, dipindah supaya lebih aman, nanti kalau dibangun di situ lagi takutnya," kata Ma'ruf.

 

Baca Juga : Kecam Penembakan di Kantor MUI, Wapres: Usut Sampai Tuntas!

Sementara bagi rumah-rumah warga terbakar dan lingkungan sekitar Depo, lanjut Ma'ruf Amin, pemerintah akan menata ulang kawasan tersebut agar lebih aman.

Depo Pertamina Plumpang akan Direlokasi

Kemudian, usai melihat langsung lokasi kebakaran dan temui pengungsi, Ma'ruf Amin menyatakan Depo Pertamina Plumpang akan direlokasi ke Pelabuhan Pelindo, Jakarta Utara, agar lebih aman dan jauh dari pemukiman warga.

"Mengenai penataan di daerah ini, saya berharap supaya di depo ini supaya lebih aman itu bisa direlokasi di pelabuhan, di daerah Pelindo," kata dia.

Baca Juga : Hujan Lebat Iringi Kedatangan Wapres Ma'ruf Amin di Takziah Almarhum Muhammad Rapsel Ali

Sebab, lanjut Ma'ruf, lokasi Depo Pertamina Plumpang saat ini cukup dekat dengan pemukiman padat penduduk khususnya Kampung Tanah Merah Bawah, RW 12. Sehingga, kawasan itu sangat rawan karena berdekatan dengan objek vital.

Sementara itu, data terkini yang didapatkan, Ma'ruf menyebut sebanyak 17 orang menjadi korban meninggal dunia atas insiden tersebut.

"Korban semua sudah ada yang meninggal 17 orang, kemudian yang dirawat 60 orang luka-luka," kata Ma'ruf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru