Nikmati Beragam Makanan Enak Kedaerahan di Acara MCN 2023
MCN 2023 akan berlangsung meriah di Kota Makassar. Target pengunjung 15.000 orang yang akan merasakan nuansa nostalgia di Benteng Rotterdam Makassar. Di sana, pengunjung juta dapat menikmati beragam kuliner khas Makassar.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Makassar Culinary Night (MCN) akan kembali digelar pada tanggal 11-12 Maret 2023 di Benteng Rotterdam Makassar.
Salah satu event kuliner terbesar di Makassar ini, mengusung tema "Nostalgia" untuk mengembalikan nuansa haru biru para peminatnya.
Menurut Founder Makassar Culinary Night, Mistri Andi Muin, perhelatan kuliner yang akan berlangsung dua hari itu, melibatkan sebanyak 78 tenant dari 378 yang telah melakukan pendaftaran.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
"Dari banyaknya tenant makan dan minum yang kami siapkan. Jumlah kunjungan yang kami targetan sebanyak 15.000 orang selama dua hari," ucapnya saat menggelar jumpa pers di Hotel Mercure Makassar, Selasa (06/03).
Capaian transaksi juga telah ditargetkan selama kegiatan berlangsung.
"Kalau tahun lalu kan, kami mencapai omset sebesar Rp750 juta. Sekarang kami naikkan targetnya sebesar Rp1 miliar," bebernya.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Selanjutnya, Muhammad Roem Kadis Pariwisata Kota Makassar menyampaikan keterlibatannya menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami melakukan kolaborasi ini karena selama 18 kali MCN berlangsung di Makassar, event kuliner ini mampu menyerap banyak tenaga kerja. Misalnya tahun lalu, 300-400 pekerja yang terlibat didalamnya," pungkasnya.
Tak hanya itu, Roem juga sebagai perwakilan dari pemerintah Kota Makassar sedang menggalakkan program Walikota yakni "Kota Makan Enak".
Baca Juga : UMKM Sulsel Didorong Kuasai Pasar Digital, Kadiskop UKM: Jangan Hanya Jadi Penonton!
"Nah, di MCN ini, banyak varian makanan yang bisa dirasakan pengunjung. Kita akan menggaet wisatawan supaya mindset yang terbangun untuk Kota Makassar adalah tempat makanan enak," terangnya.
Roem juga melibatkan banyak tenant pemula untuk belajar mempromosikan produknya yang punya ciri khas kedaerahan.
"Jadi yang kami rekrut itu 50% adalah pelaku UMKM yang baru aktif berjualan awal tahun ini. Kami juga memilah produk UMKM yang memiliki khas. Misalnya mereka yang membuat makanan dari resep orang terdahulu atau resep nenek," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News