Pasca Pembusuran Bidan, RSUD Syekh Yusuf Minta Keamanan di Gowa Ditingkatkan: Kami Selalu Pulang Malam
Pasca Bidan di Gowa menjadi korban pembusuran, RSUD Syekh Yusuf meminta pengamanan bisa ditingkatkan khususnya untuk menjamin keselamatan tenaga kesehatan yang selalu bertugas malam.
PORTALMEDIA.ID, GOWA - Kepala Bagian Pelayanan Medik RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Suryadi secara khusus meminta agar pihak kepolisian bisa meningkatkan keamanan di Gowa, agar petugas kesehatan bisa terjamin keselamatannya.
"Ini sangat berisiko, sehingga saya menitipkan pesan kepada petugas keamanan (kepolisian) bagaimana keamanan petugas kesehatan baik saat meninggalkan rumah dan faskes itu bisa terjamin (keamanannya)," ujar dr Suryadi, Selasa (7/3/2023).
Apalagi, lanjut dr Suryadi, diketahui petugas kesehatan biasanya pulang malam setelah bertugas di fasilitas kesehatan.
Baca Juga : Bupati Gowa Sebut Tidak Ada Hutan Gundul, Pemkab Siap Tanam Puluhan Ribu Pohon Cegah Bencana
"Karena kalau begini bisa menimbulkan keresahan bagi petugas kesehatan apalagi mereka harus pulang di jam malam," pintanya.
Sementara itu, kondisi bidan Ratnawati korban pembusuran di Gowa berangsur membaik setelah menjalani perawatan medis di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Ia menjalani perawatan medis lantaran terkena busur pada bagian payudara kirinya.
Kepala Bagian Pelayanan Medik RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Suryadi memastikan bahwa busur yang tertancap pada tubuh korban tidak terkena busur pada bagian rongga dada sebelah kiri yang dekat dari jantung.
Baca Juga : Panen Raya Padi di Bontonompo, Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri
"Kita berikan penanganan awal untuk luka nyeri dan resiko infeksinya dan Alhamdulillah setelah kita foto busur tidak terkena pada rongga dada korban," ujarnya, Senin (6/3/2023).
"Malam itu juga kita langsung melakukan tindakan operasi dan kondisi pasien dalam keadaan sadar," bebernya.
Dia mengatakan jika busur atau anak panah yang mengenai korban seperti paku berukuran sekira 20 cm yang memiliki ujungnya dibuat runcing.
Baca Juga : Tujuh Hari Tidak Ada Tanda, Pencarian Terhadap Lansia di Gowa Resmi Dihentikan
Beruntung busur yang mengenai korban tidak terlalu dalam. Sehingga menurut dr Suryadi, tidak mengenai organ vital.
"Kondisi terakhir sudah stabil dan sudah pulang (ke rumahnya) tadi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News