Ormas Batalyon 120 Bentukan Wali Kota Makassar Dilaporkan, Polda Sulsel: Pasti akan Ditindaklanjuti!
Ormas Batalyon 120 dilaporkan oleh seorang warga yang menyebut dirinya telah dianiaya oleh ormas bentukan Wali Kota Makassar ini.
PORTALMEDIA.ID. MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) membenarkan perihal adanya laporan yang dibuat oleh seorang wanita yang mengaku telah dianiaya oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) B120 bentukan Walikota Makassar, Moh Ramadhan (Danny) Pomanto.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, pihaknya memastikan bakal menindaklanjuti laporan tersebut.
"Coba nanti kita liat, kalau ada (Laporan Polisi) nya pasti akan ditindak lanjuti oleh Ditreskrimum, masih kita cek dulu," jelas Komang kepada awak media, Kamis (9/3/2023).
Baca Juga : Kolaborasi Internasional Warnai F8, Danny Ingin Jadikan Festival Arena Permanen
Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Jamalauddin Fatri mengatakan, laporan yang dibuat wanita bernama Rasyidah Muis itu sementara masih dalam pendalaman oleh pihaknya.
"LP nya kan baru diterima penyidik, akan dipelajari dulu," singkatnya.
Sebelumnya diberitakan, Organisasi Masyarakat (Ormas) B120 yang merupakan bentukan Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto kini dilapor ke Mapolda Sulsel usai diduga melakukan aksi anarkis hingga menganiaya seorang wanita.
Wanita cantik itu bernama Rasyidah Muis, nampak dari wajahnya ada bekas luka lebam diduga bekas penganiayaan benda tumpul.
Dari informasi aksi penganiayaan itu terjadi saat bentrok antar warga yang terjadi di wilayah Karuwisi, Jalan A P Pettarani, Kota Makassar, pada Jumat (3/3/2023) lalu.
Akibat penganiayaan itu, Rasyidah melaporkan Ormas Batalyon 120 ke Mapolpa Sulsel, pada Sabtu (4/3/2023). Dengan nomor Laporan Polisi LP/B/210/III/2023/SPKT POLDA SULAWESI SELATAN.
Baca Juga : Jelang Purnatugas, Danny Pomanto Ditemani Istri Pamit ke Ketua DPRD Makassar
Rasyidah mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui bahwa massa yang menyerangnya itu merupakan ormas bentukan Danny Pomanto lantaran melihat adanya atribut.
"Saya melihat bendera dan kebetulan ketua dari mereka itu berada paling depan. Pada benderanya, ada tulisan Batalyon," ujar Rasyidah kepada awak media, Selasa (7/3/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News