Retakan Raksasa di Benua Afrika, Butuh Ribuan Juta Tahun untuk Terbelah Dua
Celah terbesar di dunia membentang ribuan kilometer di Afrika Timur, melintasi beberapa negara seperti Ethiopia, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Uganda, Rwanda, Burundi, Zambia, Tanzania, Malawi, dan Mozambik.
PORTALMEDIA.ID -- Benua Afrika sedang mengalami proses perpisahan yang berlangsung secara perlahan namun pasti akan menyebabkan terbentuknya dua benua terpisah, sehingga sebagian wilayah Afrika Timur akan terpisah dari benua utama.
Proses ini memakan waktu jutaan tahun yang pada akhirnya dapat menyebabkan terbentuknya sebuah lautan baru yang memisahkan kedua daratan tersebut.
Sistem East African Rift (EARS) merupakan celah terbesar di dunia membentang ribuan kilometer di Afrika Timur, melintasi beberapa negara seperti Ethiopia, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Uganda, Rwanda, Burundi, Zambia, Tanzania, Malawi, dan Mozambik.
Retakan ini mengakibatkan terbelahnya lempeng Afrika menjadi dua, yaitu lempeng Somalia yang lebih kecil dan lempeng Nubia yang lebih besar. Kedua lempeng tersebut saling menjauh satu sama lain dengan kecepatan beberapa milimeter per tahun.
Fenomena ini semakin menarik perhatian media setelah munculnya retakan besar di Kenya pada tahun 2018, yang mengakibatkan kerusakan besar-besaran di bagian barat daya negara dan keruntuhan sebagian besar jalan lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News