Sikap Tolak Salaman dengan Warga, Ketua DPRD Lutim Terus Dirujak Warganet
Arifin diduga tak menghiraukan ajakan tersebut
PORTALMEDIA.ID, GOWA -- Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim), Arifin masih menjadi perbincangan di media sosial setelah menolak berjabat tangan dengan seorang warga, beberapa hari lalu. Sikap Arifin ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam video itu terlihat, Arifin turun dari mobil lalu menuju pintu masuk gedung DPRD Luwu Timur kemudian berpapasan dengan seorang pria paru baya.
Pria tersebut kemudian menyodorkan tangan kanannya mengajak Arifin bersalaman, namun nampak Arifin diduga tak menghiraukan ajakan tersebut dan hanya mengepalkan tangannya ke belakang kemudian berlalu begitu saja.
Baca Juga : Miliki Banyak Tanah, Harta Kekayaan Ketua DPRD Lutim Capai Rp4,4 Miliar
Video itu viral di jagad maya. Salah satunya diunggah di Instagram oleh @makassar_iinfo, Netizen langsung ramai mengomentari video viral tersebut.
Netizen yang geram melihat kelakuan Arifin dalam video berdurasi 24 detik itu, langsung menyerbu di kolom komentar dengan berbagai ungkapan.
"Sombong kali," kata akun @echaphutry.
Baca Juga : Belum Reda Soal Tolak Jabat Tangan, Arifin Bikin Heboh Karena Ganti Randis
"Nanti mendekati kampanye baru semua masyarakat disalamin Ama dia," timpal @stevanusmaruo9.
Tak sedikit, netizen yang mengingatkan Arifin bahwa hidup dan jabatan di dunia itu hanya sementara.
"Mungkin dia kira hidup ini akan abadi selamanya begitupun dengan jabatannya," tulis akun @_ahmadddddddd.
Baca Juga : Badan Kehormatan Didesak Lakukan Sidang Etik Terhadap Ketua DPRD Luwu Timur
"Jangan tongki begitu sekali baru jeki jadi ketua DPRD. Dunia ji ini," ujar akun @fakhru_ans_official.
"Ingat ko ketua DPRD kamu itu cuma wakil rakyat, rakyat ji yang pilih ko sehingga kamu bisa jadi ketua DPRD," timpal netizen lain @barielfatih.
"Tangannya masih basah mungkin, habis cuci uang chuakss," tulis akun @ahmad_aakbar.
Baca Juga : Mengenal Legislator yang Tolak Salaman Warga; 17 Tahun Jadi Kades Hingga Mimpin Golkar dan DPRD Lutim
"Kami tidak menerima klarifikasi permintaan maaf, paham?," timpal netizen @dwn_al.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News