Polda Sulsel Gelar Sunatan Massal untuk Warga Kurang Mampu Jelang Ramadan

Penulis : Reza Rivaldi
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana saat mendatangi salah seorang anak peserta sunatan massal (Portal Media/Reza)

Total ada sekitar 50 peserta sunatan massal yang berasal dari masyarakat atau warga tidak mampu menjadi peserta dalam bakti sosial Polda Sulsel.

PORTALMEDIA, ID. MAKASSAR -- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar program bakti sosial kesehatan guna mendekatkan diri dengan masyarakat. Program kali ini ialah kegiatan sunatan massal yang diikuti puluhan peserta.

Acara bakti sosisial kesehatan itu, dilakukan di gedung Biddokkes, Jalan Kumala, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (20/3/2023) siang tadi.

Total ada sekitar 50 peserta sunatan massal yang berasal dari masyarakat atau warga tidak mampu dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, hadir secara sukarela dalam gelaran bakti sosial itu.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Dari pantauan, tak sedikit anak-anak dalam kegiatan itu merasa takut dan heran melihat proses sunatan massal. Namun, ketakutan itu berubah ketika Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana mendatangi mereka dan memberikan beberapa lembar uang.

"Jelang bulan Ramadan, kami melaksanakan sunatan massal, ada 50 anak-anak dari Makassar, Gowa dan Maros. Ini bagian dari bentuk kepedulian kami dari Polda Sulsel terhadap masyarakat.," kata Jendral polisi berpangkat dua bintang itu.

Dalam kegiatan itu, Nana juga memberikan beberapa paket bantuan kepada para peserta sunatan massal itu.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

"Rata-rata pesertanya berasal dari keluarga ekonomi ke bawah. Kita memang sudah persiapkan ini sudah jauh hari. Kita juga memberikan bantuan," bebernya.

Terpisah, salah satu orang tua peserta sunatan massal, Muslimin mengatakan, sangat bersyukur dengan kegiatan yang digelar jajaran Polda Sulsel tersebut.

"Pasti saya sangat bersyukur, karena memang baru sekarang ini saya bisa bawa anak saya. Biasanya kan kalau biaya sunat agak mahal," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru