Fasilitas Pendukung ASN Pertama di IKN Disiapkan, Sekolah sampai Rumah Sakit

Salah satu penampakan pembangunan IKN. Foto: ist

Fasilitas ASN di IKN dipastikan akan telah siap sebelum para ASN pindah ke IKN.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA- Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Ahmad Jaka Santos Adiwijaya menyatakan, fasilitas pendukung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pertama di IKN seperti sekolah, rumah sakit, pasar, dan lainnya disiapkan 2024, sebelum mereka pindah ke IKN.

"Untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti pasar, sekolah, rumah sakit dan lain-lain sudah direncanakan sejak awal dan pasti siap seiring dengan perpindahan ASN tahun 2024," kata dia seperti dikutip dari liputan6, Minggu (26/3/2023).

Menurut Jaka sapaannya. pemerintah menyiapkan mekanisme pemindahan ASN ke IKN dengan cermat, yakni pada tahap pertama pemindahan mereka akan berlangsung pada 2024.

Baca Juga : Otorita IKN Pastikan Layanan Kesehatan KIPP Siap Sambut 16 Instansi

Pada tahap awal tersebut jumlah ASN, TNI, dan Polri yang dipindahkan dari Jakarta ke Nusantara sebanyak 16.990 orang.

Seiring dengan persiapan ini, maka pemerintah terus menggenjot pembangunan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan ASN yang pindah ke IKN seperti sarana olahraga, lahan hijau, apartemen, danau, dan lainnya.

Menurut Jaka, fasilitas untuk kebutuhan ASN yang pindah sudah direncanakan sejak lama dan siap dibangun, seperti rumah sakit bertaraf internasional yang disiapkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), kemudian kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak.

Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI

Sementara Farida Dewi Maharani, Fungsional dari Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, pemindahan IKN menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di Jakarta,mengatasi kepadatan penduduk, dan pemerataan ekonomi.

Berdasarkan data BPS 2020-2022,, jumlah penduduk Jakarta sekitar 10 juta jiwa, Jawa Barat 48 juta jiwa, Jawa Timur 40 juta, Jawa Tengah 36 juta, dan Banten sebanyak 11 juta jiwa, namun banyak penduduk dari daerah-daerah tersebut yang setiap hari ke Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru