Jalan Rusak Bak Kumbangan 'Kerbau' di Jeneponto, Warga: Pemilu Baru Datang Tebar Janji
Aswin menganggap bahwa pemerataan pembangunan di seluruh wilayah di Butta Turatea ini tidak terealisasi dengan baik.
PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tampaknya kurang perhatian terhadap kondisi jalan di Lingkungan Manjangloe, Kelurahan Manjangloe.
Kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut menghubungkan empat wilayah seperti Kelurahan Bontoa, Balang Beru, Desa Sapanang, dan Manjangloe hingga menuju kawasan perkotaan. Kemudian, akses itu juga dilalui oleh para santri Ponpes Ma'ah Daarusunnah.
Salah satu warga Manjangloe bernama Aswin menjelaskan, hampir sepanjang jalan banyak lubang menganga dan jika musim hujan tiba akan tergenang air, tak ubahnya bak menyerupai kubangan 'Kerbau'.
Baca Juga : Pemerintah Buka Kajian Pemilu Lewat E-Voting
Aswin menganggap bahwa pemerataan pembangunan di seluruh wilayah di Butta Turatea ini tidak terealisasi dengan baik dan cenderung tidak peduli dengan keluhan masyarakat.
"Jalan ini sudah lama rusak parah, padahal jalan tersebut salah satu akses jalan tercepat untuk menuju pemukiman warga. Awalnya jalan itu dilapisi aspal namun saat ini berlubang dan bergelombang. Jika hujan turun, akses keluar masuk semakin parah, selain berlubang juga tergenang air dan licin," keluh Aswin kepada Portalmedia.id, Senin (27/3/2023).
Ia mengaku, selama ini warga sangat kesulitan dalam menempuh jalan keluar masuk, yang tentunya juga dirasakan oleh masyarakat Manjang loe.
Baca Juga : Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah 2029, Antisipasi Pemilih Kurang Fokus
"Jangan tunggu mau pemilu baru datang untuk menebar janji, kami butuh pembuktian bukan janji semata," tegasnya.
Aswin menilai dengan kondisi seperti itu tentu sangat menghambat laju pertumbuhan perekonomian masyarakat. Olehnya itu, ia berharap kepada Bupati dan anggota DPRD Jeneponto khususnya Dapil Tamalatea-Bontoramba agar kiranya dapat melintasi jalan itu, agar turut merasakan penderitaan masyarakat.
"Ini urat nadi bagi kami untuk melintas dan beraktivitas, apa lagi setiap tahun kami bayar pajak bumi dan bangunan (PBB), jadi besar harapan kami kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan kami, agar masyarakat nyaman melintas," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News