Saat Buka Puasa Dianjurkan Tidak Langsung Makan Berat, Ini Alasannya

ist

Namun, kamu perlu memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

PORTALMEDIA.ID -- Waktu berbuka puasa adalah momen yang dinantikan oleh setiap orang yang berpuasa selama bulan Ramadan. Sayangnya, masih banyak yang tidak menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan dalam cara berbuka puasa. Salah satu contoh kesalahan yang sering dilakukan adalah dengan langsung mengonsumsi makanan berat seperti nasi.

Tujuan berbuka puasa adalah untuk mengembalikan energi dan nutrisi yang hilang setelah seharian tidak makan dan minum. Namun, kamu perlu memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika tidak dilakukan dengan benar, bukannya sehat, kamu bisa memicu masalah kesehatan pada tubuh. Oleh karena itu, berikut adalah alasan mengapa kamu sebaiknya tidak langsung makan makanan berat saat berbuka puasa.

Sebenarnya, tidak ada larangan untuk langsung makan makanan berat seperti nasi saat berbuka puasa. Namun, kamu harus memperhatikan porsi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Pastikan jumlahnya tidak berlebihan.

Baca Juga : Tips Jaga Imunitas Tubuh Saat Puasa dan Mudik Lebaran

Berikut beberapa alasan mengapa sebaiknya kamu menghindari makan berat langsung setelah berbuka, dilansir Halodoc sebagai berikut:

1. Mengganggu pencernaan
Selama berpuasa, kamu tidak makan dan minum selama hampir 14 jam, sehingga sistem pencernaan tidak bekerja selama waktu tersebut. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang berat saat berbuka dapat membebani sistem pencernaan dan menyebabkan masalah pencernaan seperti perut tidak nyaman, kembung, mual, atau perih.

2. Meningkatkan gula darah dan insulin
Setelah kamu mengonsumsi makanan, tubuhmu akan mulai mencerna makanan menjadi energi. Hal ini akan meningkatkan jumlah glukosa atau kadar gula dalam darah. Jika kamu makan makanan berat segera setelah berbuka, kadar gula darah dan insulin di dalam tubuh akan meningkat dengan cepat.

Baca Juga : Tips Puasa Sehat Untuk Anak Saat Ikut Mudik Lebaran

Peningkatan kadar gula darah dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala dan mual. Untuk menghindari hal ini, kamu bisa memulai buka puasa dengan makanan yang mudah dicerna oleh tubuh seperti sup, buah, dan sayur. Setelah tubuh sudah dapat menerima makanan tersebut, kamu baru bisa mengonsumsi makanan seperti biasa.

3. Menyebabkan kantuk
Seseorang biasanya mengonsumsi karbohidrat dan protein berat saat berbuka puasa. Ketika nutrisi ini masuk ke dalam tubuh, tubuh perlu mengeluarkan lebih banyak energi untuk mencerna makanan, yang dapat menyebabkan kantuk.

Selain itu, beberapa makanan mengandung asam amino triptofan yang dapat merangsang produksi serotonin dan menyebabkan rasa kantuk. Peningkatan kadar gula darah juga dapat menyebabkan penurunan energi dalam tubuh.

Baca Juga : Bahaya Tidur Mangap, Tips Hindarinya Saat Mudik Lebaran

Cara Berbuka Puasa yang Baik dan Benar
Setelah mengetahui mengapa sebaiknya tidak makan berat secara langsung setelah berbuka, bagaimana cara berbuka puasa yang sehat dan benar? Anjuran untuk berbuka puasa yang baik adalah dengan mengonsumsi makanan ringan atau takjil terlebih dahulu dalam jumlah yang moderat. Hal ini tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga membantu membangun kebiasaan makan yang baik.

Setelah mengonsumsi makanan ringan yang sehat, sebaiknya tunggu 30 menit sebelum mengonsumsi makanan berat. Pilihan lain yang dapat dilakukan adalah makan setelah shalat Tarawih atau dua jam sebelum tidur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru