Kecewa Laga PSM vs Madura United Disiarkan Tunda, Bernardo Tavares: Tak Masuk Akal!
Bernardo Tavares mengkritik keputusan tak disiarkannya secara live laga Madura United vs PSM Makassar.
Laga Madura vs PSM Disiarkan Tunda, Bernardo Tavares Sebut tak Masuk Akal
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares kembali memberikan kritikan terhadap pelaksanaan Liga 1 2022/2023. Kali ini karena duel Madura United kontra PSM hanya disiarkan secara tunda.
Laga pekan ke-32 ini sejatinya dimulai sejak pukul 21:30 WITA di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, pada Jumat, 31 Maret 2023. Akan tetapi, Indosiar tak ingin menyiarkannya, sedangkan vidio.com secara live delay pada pukul 23:30 WITA.
Baca Juga : Persebaya Resmi Datangkan Bernardo Tavares
Kedua pemegang hak siar mayoritas Liga 1 2022/2023 tersebut lebih memilih Persija Jakarta vs Persib Bandung dan Persikabo 1973 vs PS Barito Putera. Padahal, PSM Makassar berpeluang merayakan pesta juara di kandang Madura United FC nanti.
“(Di pertandingan ini), bisa saja sebuah klub telah memastikan juara. Namun, laganya justru tak akan disiarkan di stasiun televisi nasional. Ini tak masuk akal,” ungkap Bernardo Tavares saat pre-match press conference, Kamis (30/32023).
Juru taktik Portugal ini menyebut PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pihak operator, seharusnya berkoordinasi dengan pihak broadcaster agar memberi perlakuan khusus kepada klub yang menjadi calon kuat juara, layaknya di negara-negara lain.
Baca Juga : BRI Super League: Agen Bantah Bernardo Tavares Jadi Pelatih Persebaya
“Maaf, jika memang saya tak seharusnya mengatakan seperti ini. Namun, beginilah yang saya rasakan. Para pemain dan staf layak mendapatkannya. Suporter juga layak menyaksikan laga secara langsung di stasiun televisi nasional atau bahkan hadir di stadion,” ujarnya.
Ia bahkan menilai PT LIB dan pihak broadcaster telah melakukan kesalahan fatal. Ditambah, laga pekan ke-32 Liga 1 2022/2023 tersebut juga digelar tanpa penonton.
“Saya yakin, suporter Madura United FC pun sangat ingin hadir di stadion. Namun baiklah, saya tidak bisa mengontrol hal itu. Saya hanya bisa mengontrol perkataan yang keluar dari mulut saya. Terkadang, saya terlalu banyak bicara. Maaf, saya agak frontal, namun ini memang tak masuk akal,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News