Stop Hambur THR Cuma-cuma! Begini Cara Bijak Kelola Pendapatan Agar Aman di Masa Depan

ist

Berinvestasi dengan memanfaatkan seluruh THR bisa dilakukan jika Anda bisa mencukupkan seluruh kebutuhan hidup dan hari raya dengan penghasilan bulanan.

PORTALMEDIA.ID - Manfaatkan tunjangan hari raya (THR) untuk belanja kebutuhan pokok, beli baju baru, dan lainnya, itu sudah biasa.

Tapi pernahkah terpikirkah oleh Anda untuk mengembangkan kekayaan dengan THR?

Berinvestasi dengan memanfaatkan seluruh THR bisa dilakukan jika Anda bisa mencukupkan seluruh kebutuhan hidup dan hari raya dengan penghasilan bulanan.

Baca Juga : Anggota DPR RI PAN Desak Sanksi untuk Perusahaan yang Langgar Kewajiban THR

Di samping itu, Anda juga harus memiliki keamanan finansial yang baik terlebih dulu. Sebut saja seperti memiliki dana darurat dan proteksi finansial.

Bagi Anda yang sudah siap untuk menggunakan THR untuk melipatgandakan kekayaan dalam jangka panjang, berikut adalah instrumen keuangan yang bisa Anda pilih.

Emas

Baca Juga : Bank Mandiri Taspen Mulai Cairkan THR Pensiunan

Aset yang sering disebut sebagai safe haven ini merupakan instrumen investasi yang terbilang sederhana dan masih populer hingga kini. Dalam lima tahun terakhir, keuntungan yang Anda dapat dari investasi emas bisa mencapai CAGR 7,1% per tahun.

Dan seperti diketahui, emas tidak hanya bisa dibeli dalam bentuk batangan karena saat ini sudah ada emas digital yang bisa Anda coba.

Reksa dana

Baca Juga : Prabowo akan Umumkan Langsung Pencairan THR PNS

Instrumen investasi ini adalah instrumen yang paling praktis dan komplit. Hal itu disebabkan karena ada banyak jenis reksa dana yang Anda pilih sesuai dengan tingkat risiko maupun returnsnya.

Bila Anda adalah investor konservatif yang cenderung menghindari risiko, reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap adalah solusinya. Sementara jika Anda menginginkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi untuk investasi jangka panjang maka reksa dana campuran, indeks saham, dan saham lah yang cocok untuk Anda.

Obligasi

Baca Juga : Kelola Uang dengan Bijak di Tahun 2025, Ini 4 Langkah Menuju Stabilitas Keuangan

Jika Anda menginginkan penghasilan pasif yang rutin diterima setiap tahun dalam jumlah yang lebih besar dari deposito, maka obligasi atau surat utang adalah solusinya.

Jika dilihat dari penerbitnya, obligasi memiliki dua jenis yaitu obligasi negara dan obligasi korporasi.

Obligasi negara merupakan salah satu investasi teraman yang ada di pasar modal. Hal itu disebabkan karena modal dan kupon imbal hasil yang Anda terima akan dijamin oleh negara

Baca Juga : THR Kades dan Perangkat Desa di Maros Cair

Sementara itu jika Anda menghendaki returns yang lebih tinggi, obligasi korporasi adalah pilihannya.

Saham

Meski memiliki risiko yang tinggi, saham merupakan instrumen yang memiliki tingkat returns tinggi pula. Bagi pemula, ada baiknya untuk memilih saham-saham perusahaan besar yang memiliki kinerja bagus ke depannya.

Saham-saham perusahaan raksasa itu kerap disebut dengan istilah saham bluechip.

Selain keuntungan berupa capital gain, investor saham juga bisa mendapatkan keuntungan berupa pendapatan pasif yaitu dividen. Dividen adalah hasil bagi laba bersih yang didapatkan perusahaan ke para pemegang sahamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru