Akumulasi Kartu Kuning, Bernardo Tavares Dipastikan Absen Dampingi PSM Kontra PSIS Semarang
Pelatih PSM Bernardo Tavares dipastikan tidak akan hadir mendampingi timnya dalam laga PSM vs PSSI Semarang.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares dipastikan takkan mendampingi PSM di bench dalam laga pekan ke-33 kontra PSIS Semarang, Kamis (6/4/2023) mendatang.
Pasalnya, Bernardo jalani hukuman akumulasi kartu kuning alias hanya menyaksikan pertandingan dari bangku penonton.
Kartu kuning keempat diterimanya pada duel kontra Madura United, Jumat pekan lalu (31/3/2023). Saat itu, Tavares mendapat kartu kuning dari wasit Thoriq Alkatiri lantaran dianggap melakukan protes yang berlebihan. Tavares mengaku tak habis pikir dengan hukuman ini.
Baca Juga : Lima Kekalahan Beruntun Juku Eja
"Hari ini sangat banyak kesalahan yang dilakukan oleh wasit. Kita memang juara, tapi kita tetap harus komplain. Untuk pertama kalinya saya mengalami hal seperti ini sepanjang berkarier sebagai pelatih. Benar-benar tidak bisa dipercaya," ujarnya selepas pertandingan lawan Madura United.
"Saya mendapat empat kartu kuning, padahal saya tidak mengatakan apa-apa. Padahal jika kinerja pelatih buruk, mereka keluar dari klub. Jika kinerja pemain buruk, mereka juga keluar," imbuhnya.
Sekadar diketahui, Kartu kuning pertama Bernardo Tavares didapat saat PSM memenangi duel melawan Arema pada pekan kelima Liga 1 musim 2022/2023.
Kartu kuning kedua Bernardo Tavares didapat saat PSM menaklukkan Persikabo pada pekan ke 11 Liga 1 musim 2022/2023. Lalu, saat PSM menekuk PSS pada pekan ke 18 Liga 1 musim 2022/2023, dengan skor akhir 4-0.
Baca Juga : Blake Ricciuto Dikaitkan dengan PSM, Pemain Multiposisi
Menurut Bernardo Tavares, wasit di Indonesia lebih mudah memberi kartu kuning kepada pelatih ketimbang ke pemain yang melakukan pelanggaran di atas lapangan hijau.
Bernardo Tavares bahkan menyarankan jika sepakbola Indonesia ingin naik kelas, maka benahi dulu wasitnya.
"Jadi saya bisa bilang, mereka bisa mulai bekerja meningkatkan liga dari segi itu (benahi wasit)," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News