Ngotot Model Kereta Api Melayang, Danny Pomanto Kembali Bujuk Kemenhub
kepala BPKA yang baru ingin mendapatkan masukan dari pemerintah setempat.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Setelah diresmikan proyek rel kereta api pertama di Sulawesi Makassar-Parepare jalur Maros-Barru oleh Presiden Joko Widodo. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merespons usulan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto soal jalur di Kota Makassar ingin menggunakan konsep elevated atau melayang.
Danny sapaan akrabnya yang juga hadir pada peresmian tersebut menyatakan siap melanjutkan pembangunan rel pada tahun 2024 mendatang. Namun dia tetap ngotot menghendaki agar nantinya kereta api ini menggunakan rel melayang.
"Saya sudah beri selamat Pak Menhub. Bagaimana Makassar, Pak Presiden bilang ini sementara kita urus. Mudah-mudahan elevated Pak ya, saya sampaikan begitu," kata Danny, Rabu (05/04/2023).
Baca Juga : Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Munafri Perkuat Kolaborasi Pembangunan Makassar
Danny pun telah bertemu dengan tim teknis Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan setelah adanya pergantian kepala BPKA. Menurutnya, kepala BPKA yang baru ingin mendapatkan masukan dari pemerintah setempat.
"Jadi mulai baguslah, saya anggap bagus dengan datangnya teknis. Saya tidak tahu jadi atau tidak, tapi mereka datang dan bilang kali ini kebijakannya minta input dari daerah," kata Danny.
Baca Juga : Sabet Terbaik I Creative Financing dari Kemendagri, Kota Makassar Kantongi Insentif Rp3 Miliar
Dany juga menanggapi perihal masih banyaknya masalah pembebasan lahan di Maros padalah sudah diresmikan. Terkait hal ini, dia menegaskan hal serupa tidak akan terjadi di wilayahnya.
Dia mengaku tak mudah memang untuk meyakinkan warga agar bersedia menyerahkan lahannya. Namun pihaknya akan berupaya agar tidak terkendala urusan pembebasan lahan.
"Kalau pengalaman kita membebaskan 147 persil di jalan tol new port kan tidak ada masalah, padahal itu rumitnya, banyak sekali," kata Danny.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Kereta api Makassar-Parepare merupakan bagian dari rencana kereta api trans Sulawesi yang menghubungkan Makassar di Sulawesi Selatan hingga Manado di Sulawesi Utara. Presiden Joko Widodo menyatakan kereta api ini menjadi titik awal pembangunan saranan transportasi publik terintegrasi di Sulawesi.
"Saya sangat senang dan menghargai apa yang sudah kita mulai hari ini, jalur kereta api trans Sulawesi, yang nantinya akan sambung-menyambung dari Makassar sampai ke Sulawesi Utara di Manado," kata Jokowi saat itu.
Kehadiran kereta api ini pun diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat di Sulawesi untuk menggunakan moda transportasi massal.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Perjuangkan Akses Laut dan Dermaga Pulau di Kemenhub
Diberitakan sebelumnya Proyek rel kereta api Makassar-Parepare jalur Maros-Barru telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu 29 Maret 2023 lalu.
Jalur Kereta Api dari Stasiun Maros, Kabupaten Maros, sampai Stasiun Garongkong di Kabupaten Barru, Sulsel memiliki panjang 80 kilometer dan merupakan bagian dari Proyek Makassar-Parepare sepanjang 145 kilometer (km) dan yang sudah terbangun sepanjang 120 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News