Dikaitkan Polemik dengan Brigjen Endar dan OTT Bupati Meranti, Firli Bahuri: Saya Bekerja Profesional

l, Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri. Foto: ist

Ketua KPK Firli Bahuri tengah menjadi sorotan pasca pencopotan Brigjen Endar Priantoro dan dugaan membocorkan penyelidikan kasus korupsi tukin di Kementerian ESDM.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis, (6/4/2023) malam. Adil diduga terlibat tindak suap.

Terkait penangkapan Bupati Adil, Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri yang tengah disorot ini mengklaim dirinya bekerja profesional sesuai undang-undang.

"Alhamdulillah, satu kepala daerah, Bupati Meranti berhasil ditangkap tangan. Saya selalu menyampaikan bahwa saya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan," ujar Firli Bahuri dalam keterangannya, dikutip dari liputan6, Jumat (7/4/2023).

Baca Juga : KPK Siapkan Perluasan Desa Antikorupsi 2026 di 12 Provinsi, Sulsel Targetkan 21 Desa

Firli tengah disorot lantaran memberhentikan Direktur Penyelidikan Brigjen Endar Priantoro. Tak hanya itu, dia juga diduga membocorkan penyelidikan dugaan korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM).

Di tengah sorotan kepada dirinya, tim penindakan KPK bergerak cepat mengamankan Bupati Adil dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ini merupakan OTT pertama KPK di tahun 2023.

"Selama tiga bulan sejak Januari sampai dengan 31 Maret 2023, tidak ada tangkap tangan. Hari ini kita berhasil tangkap tangan bupati Meranti," kata dia.

Baca Juga : Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pernah Diendorse Jokowi

Firli menyebut tak mau ada cacat hukum selama dirinya memimpin KPK. Firli mengeklaim pimpinan KPK 2019-2023 selalu kolektif kelegial dalam mengambil keputusan.

"Tidak boleh ada cacat hukum di akhir masa jabatan pimpinan KPK, karena kami berlima selalu hati-hati, proden, dan kompak dalam membuat keputusan. Setiap keputusan diambil secara bulat," kata Firli.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru