Pekerja Alami Kecelakaan hingga Kaki Terputus, PT HNAI Bantaeng Jamin Pelayanan Medis Korban

Penulis : Akbar Razak
Human Resource Development (HRD) PT. HNAI, Ritha Latippa/Ist

Selain memastikan pelayanan medis semaksimal mungkin, pihak PT.HNAI juga akan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku

PORTALMEDIA.ID, BANTAENG -- Pihak PT Huadi Nickel Alloy Indonesia (HNAI), memastikan korban kecelakaan kerja bernama Arjun (21) mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

"Kita berusaha untuk memberikan penanganan medis secara maksimal. Korban sudah kita bawa ke salah satu rumah sakit di Makassar dan mendapatkan penanganan medis yang maksimal," kata Human Resource Development PT. HNAI, Ritha Latippa dalam keterangan tertulisnya yang diterima Portalmedia.id, Sabtu (8/4/2024) malam ini.

Dia mengatakan, adalah tugas perusahaan untuk bertanggung jawab memberikan pelayanan medis yang terbaik bagi korban. Selain memastikan pelayanan medis semaksimal mungkin, pihak PT.HNAI juga akan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku, dan prihatin dengan tejadinya musibah ini.

Baca Juga : Di Hadapan Direksi Chandra Asri Grup, Bupati Uji Nurdin Jamin Permudah Izin Investasi di Bantaeng

"Kami akan berusaha berbuat yang terbaik untuk korban," tambahnya.

Dia juga menambahkan, saat kejadian, korban juga mendapatkan pertolongan pertama secara maksimal oleh pihak PT HNAI. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, korban kemudian ditangani oleh dokter ahli.

Dia menambahkan, kejadian ini adalah murni kecelakaan kerja. Pihaknya tidak ingin menyalahkan siapapun terkait dengan kejadian ini. Dia juga memastikan, keselamatan dan keamanan kerja untuk semua tenaga kerja adalah hal yang utama.

Baca Juga : Warga Campaga Minta UJI-SAH Selamatkan Bantaeng

"Kita tidak tentu saja tidak menginginkan hal ini terjadi," jelas dia.

Pihak PT HNAI juga tetap membangun komunikasi dengan keluarga korban. Sejauh ini, keluarga korban juga ikut mendampingi penanganan medis terhadap korban.

Di tempat terpisah, keluarga korban, Jamal mengaku jika kejadian ini sebagian dari musibah. Dia berharap bantuan perusahaan untuk ikut memberikan perhatian terbaik untuk korban.

Baca Juga : Sepanjang Tahun 2023 Basarnas Makassar Catat 76 Operasi SAR

"Ini kami anggap sebagian dari musibah, agar kiranya penanganan yang maksimal dari pihak perusahaan dan memberikan jaminan sesuai aturan yang berlaku, saya sangat percaya bahwa perusahaan akan bertanggungjawab kepada keluarga kami," tegas jamal.

Jamal juga memberikan klarifikasi, jika korban sejauh ini masih dalam penanganan medis. Dia memastikan korban masih hidup dan dokter sedang berusaha agar korban dapat pulih.

"Kondisi sebenarnya korban sementara dirawat pada salah satu rumah sakit di Makassar," pungkasnya.

Baca Juga : 105 Warga Babangeng dapat Layanan Kesehatan Gratis Bupati Bantaeng

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru