Mampu Tekan Harga Bahan Pokok Selama Ramadan, Menteri Bahlil: Zulhas Layak Pimpin Koalisi Besar

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Presiden Jokowi. Foto: ist

Menteri BKPM Bahlil Lahadalia memuji Mendag Zulhas yang mampu menekan harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, menyebut kerja Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam mengontrol harga kebutuhan barang pokok sangkat teruji.

Sebagai contoh, sepanjang Ramadhan dan jelang Lebaran, misalnya, Ketua Umum PAN itu mampu menahan gejolak harga.

"Zulhas teruji. Harga minyak goreng, waktu Bang Lutfi (mantan Mendag) diganti, harga migor tidak bisa dikendalikan. Zulhas masuk, harga migor terkendali,” kata Bahlil dalam rilis survei LSI secara virtual, dikutip dari liputan6, Minggu (9/4/2023).

Baca Juga : PAN Mulai Pertimbangkan Usulan Pilkada Dipilih DPRD

Bahlil pun mengaitkan prestasi Zulhas ini dengan kontestasi Pemilu 2024. Ia secara gamblang menyebut tak menutup kemungkinan jika Zulhas akan menjadi kunci dalam kelanjutan wacana pembentukan koalisi besar.

"Layak memimpin koalisi. Ada kapasitas untuk itu. Bapak Presiden Jokowi juga sangat percaya dengan Bang Zulhas," ungkap dia.

Zulhas Temui Prabowo Bahas Koalisi Besar

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional yang lansung mendatangkan Zulkifli Hasan mengadakan pertemuan dengan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra di Rumah Kertanegara, Sabtu (8/4/2023).

Baca Juga : Kunjungi Dua Gereja di Malam Natal, Fadel Ajak Masyarakat Bangun Semangat Solidaritas Antarumat Beragama

Sekjen PAN Eddy Soeparno menegaskan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya mewujudkan koalisi besar atau yang kini disebut koalisi kebangsaan, gabungan dari KIB dan KKIR.

"Pertemuan dengan Pak Prabowo dan Gerindra adalah tindak lanjut dari upaya PAN dan partai koalisi untuk mewujudkan koalisi kebangsaan seperti dalam pembicaraan sebelumnya di kantor DPP PAN," kata dia, seperti dikutip Minggu (9/4/2023).

Eddy menegaskan keseriusan PAN untuk mewujudkan koalisi kebangsaan untuk Pemilu 2024 nanti dengan menjadi penggerak.

Baca Juga : Sentil Senior Golkar saat Rapimnas, Bahlil: Jangan Terlalu Lama Merasa Jadi Ketua Umum

"PAN siap menjadi motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah bimbingan Pak Jokowi. Kami meyakini koalisi kebangsaan akan terwujud," kata dia.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini menyampaikan, PAN sudah memiliki kedekatan historis dengan Prabowo dan Gerindra karena pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 selama 10 tahun mendukung Prabowo di Pilpres.

"Kerjasama PAN dengan Pak Prabowo dan Gerindra sudah berjalan selama 10 tahun dengan dukungan PAN dalam Pilpres 2014 dan 2019. Begitu juga saat ini sama-sama menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," jelas dia.

Baca Juga : Usul Pilkada Kembali Lewat DPRD, Bahlil: Biar Tak Pusing-Pusing

"Karena itu bagi PAN menjalin komunikasi serta kerjasama dengan Pak Prabowo dan Gerindra itu merupakan ikhtiar berkelanjutan yang telah dirajut sejak 2014,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru