Teror OTK di Makassar Sasar Anggota Polisi, Warga Ikut Jadi Korban Penganiayaan
Aksi penyerangan OTK di Makassar menyasar anggota polisi
PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Aksi teror Orang Tidak Dikenal (OTK) tidak hanya membakar dan merusak sejumlah fasilitas di Makassar. Mereka juga melakukan penyerangan dengan menyasar anggota polisi di warung kopi (Warkop), Jumat dini hari, (14/04/2023).
Aksi penyerangan Warkop itu terjadi di bilangan Jalan Andi Djemma, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah sebelumnya para OTK ini melakukan penyerangan di sejumlah titik.
Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian berinisial A mengatakan, salah seorang pengunjung warkop mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pelipisnya.
Baca Juga : Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Munafri Perkuat Kolaborasi Pembangunan Makassar
"Ada memang polisi tadi minum kopi tapi lari, akhirnya orang lain yang dia dapat (jadi sasaran) disangkur kepalanya mungkin di sabet. Korban sementara minum kopi dan kerja di laptopnya karena kan korban pekerja tower," ucap A.
Kata A, sebelumnya menyerang, para OTK ini terlebih dahulu mencari anggota Polri di Warkop tersebut. Mereka bahkan melakukan pemeriksaan identitas para pengunjung Warkop.
"Banyak sekali datang, ada satu orang korban, dia minta dulu datanya, iya minta KTP, dia datang mencari polisi, dia bilang 'siapa polisi disini?'," ucap A menirukan perkataan para OTK itu.
Baca Juga : Sabet Terbaik I Creative Financing dari Kemendagri, Kota Makassar Kantongi Insentif Rp3 Miliar
Tak puas, para OTK pun langsung melakukan perusakan dua motor patroli milik polisi yang terparkir di area Warkop. OTK itu bahkan membakar dua unit motor itu hingga hangus tak tersisa.
Selain menganiaya seorang warga, para OTK itu juga membakar dua motor patroli polisi yang terparkir di depan Warkop. Alhasil, pengunjung Warkop pun kocar-kacir didatangi para OTK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News