Nyaleg di Pileg DPR RI, Liestiaty F Nurdin Sasar Gerakan Simpul Perempuan
Lies berkomitmen akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan dan akan membuat program yang dibutuhkan masyarakat.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Liestiaty F Nurdin, sosok perempuan pekerja dari Sulsel yang akan bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 1. Meliputi Kota Makassar, Kabupaten Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Takalar, dan Kepulauan Selayar.
Saat dikonfirmasi oleh portalmedia.id, Mantan Ketua PKK Sulsel itu menyampaikan niat baiknya bertarung di Senayan 2024 mendatang.
"Keputusan saya untuk bertarung di DPR RI untuk membangun simpul gerakan perempuan sekaligus keterwakilan perempuan dari Sulsel," ucapnya di Gedung Graha Pena Makassar, Minggu, 16 April 2023.
Baca Juga : Jalan Sehat Partai Golkar Luwu Raya, Taufan Pawe: Ajang Konsolidasi Kader dan Simpatisan
Selain itu, istri mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ini juga akan menjadi pionir untuk masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
"Saya kan sudah 12 tahun mendampingi Bapak (NA) memimpin daerah, mulai dari Bupati Bantaeng hingga Gubernur Sulsel. Saya banyak belajar dari sana. Saya memang turun ke masyarakat dan melihat kondisi," jelasnya.
Tak hanya itu, perempuan yang memimpin tiga organisasi perempuan di Sulsel ini ternyata telah mengantongi restu dari sebagian besar rumpun gerakan perempuan dari kelas bawah maupun kelas atas.
Baca Juga : Golkar akan Kaji Ulang Ambang Batas Parlemen 0%
"Alhamdulillah, Perwosi Sulsel, YKI Sulsel, PIII Sulsel dan beberapa organisasi binaan yang saya pimpin mendukung perjalanan karir saya ke DPR RI," terangnya.
Lies berkomitmen akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan dan akan membuat program yang dibutuhkan masyarakat.
Sekadar diketahui, Lies akan mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai Golongan Karya (Golkar) Dapil Sulsel 1.
Baca Juga : Suami, Istri Hingga Anak Terpilih Jadi Wakil Rakyat, Dilantik Besok
"Saya meminta dukungan dari warga Sulsel agar keterwakilan perempuan bisa bersuara di pusat," bebernya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News