Kronologi Pistol Milik Dirut BUMN Menyalak di Bandara Makassar

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Foto: ist

Pihak Angkasa Pura menjelaskan kronologi pistol milik salah satu penumpang yang menyalak di bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Baru-baru ini terjadi kehebohan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Senin (17/4/2023) pagi, karena ada suara ledakan pistol.

Pistol tersebut diduga menyalak setelah tak sengaja terjatuh saat proses Check in.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa pistol yang meletus milik Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara. PT Berdikari adalah BUMN bagian dari ID FOOD yang bergerak di bidang peternakan ayam dan sapi.

Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Puncak Arus Nataru 21 Desember

PT Angkasa Pura I (Persero) pun kemudian menjabarkan kronologi meletusnya senjata api milik Harry Warganegara ini.

"Pertama-tama, kami hendak mengkonfirmasi mengenai insiden kejadian letusan senjata api di area check-in counter Bandara Sultan Hasanuddin Makassar terjadi pada Senin, 17 April 2023 lalu," kata Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Rahadian D Yogisworo dikutip dari liputan6, Rabu (19/4/2023)

Dia menjelaskan, insiden tersebut terjadi karena unsur ketidaksengajaan pada saat personel protokoler dari penumpang yang merupakan pemilik dari senjata api tengah dalam proses mengosongkan peluru dari senjata api. Naas, senjata api tersebut justru meletus.

Baca Juga : Lebih dari Setengah Wakil Menteri Kabinet Merangkap Komisaris BUMN, Publik Sorot Praktik Rangkap Jabatan

Saat ini, personel protokoler tersebut sudah diamankan di Posko Airport Security Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk dimintai keterangan. Yang bersangkutan juga telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk keperluan penyelidikan, PT Angkasa Pura I tidak dapat menyampaikan informasi lebih lanjut terkait identitas dari pemilik senjata api tersebut, dikarenakan hal tersebut bukan merupakan wewenang dari PT Angkasa Pura I," jelas Rahadian.

Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, Angkasa Pura I akan memperketat prosedur penanganan membawa senjata api di bandara kepada para petugas terkait. Baik tim protokoler, ground handling, petugas aviation security maskapai, dan stakeholders lainnya yang terlibat.

Baca Juga : Rekrutmen Bersama BUMN Dibuka Hari Ini, Berikut Linknya

"Angkasa Pura I senantiasa mengedepankan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa bandara," ujar Rahadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru