Viral Video Sumber Api Penyebab Kebakaran TSM, Dirut: Arus Pendek dan Mudah Terbakar

Penulis : Nurfitri
ist

Hydrant diduga tidak berfungsi dengan baik.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Direktur Utama (Dirut) Trans Kalla Makassar, Max Kambuan menduga sumber penyebab kebakaran Trans Studio Mall (TSM) Makassar karena arus pendek yang terjadi pada area Photo Booth Bunga.

Di sosial media dan grup-grup WhatsApp juga beredar video yang menunjukan kemunculan api di bagian atap photo booth bunga tersebut. Terlihat juga suasana sejumlah orang memvideokan kejadian tersebut. Max pun mengakui bila sumber api berasal dari lokasi untuk berswafoto tersebut. Apa lagi bahannya terbuat dari kertas dan dilengkapi lampu-lampu untuk membuatnya terlihat menarik.

"Sebenarnya yang kami dapatkan dari rekaman tadi bahwa sumber api itu dari lokasi photo shoot yang disediakan di lantai dasar yang memang itu bagian dari menara eifel yang kita bikin, itu terbuat dari kertas warna warni yang menarik kemudian dilengkapi dengan lampu-lampu, itu yang terjadi arus pendek," ungkap Max sapaan akrabnya.

Baca Juga : Besok TSM Makassar Akan Kembali Dibuka

Max mengatakan karena bahannya yang terbuat dari kertas, pada saat terjadi arus pendek jadi mudah terbakar dan mengeluarkan asap sehingga menimbulkan kepanikan pengunjung.

"Pada saat kertas terbakar, asapnya naik ke atas yang menimbulkan kepanikan jadi seperti yang bapak kapolda sampaikan yang pingsan sebagianya itu pengaruh dari asap dan mungkin takut melihat seakan-akan ada kebarakan," ungkap Max

Max juga mengomentari terkait sistem pemadam kebakaran otomatis seperti Hydrant yang diduga tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga : Manajemen TSM Makassar Sebut Kerugian Akibat Kebakaran hanya Puluhan Juta

"Berfungsi, saya dari dalam tadi lihat, selangnya semua terbuka bahkan banjir tadi di dalam, " ungkap Max saat diwawancarai wartawan. Selasa, (25/04/2023)

Ia mengatakan, pengunjung TSM saat kebakaran terjadi di perkirakan capai 3.000 orang. Ia juga mengungkapkan pihak TSM akan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang ada.

"Saya kurang tau, tapi saya lihat tadi di mall ini kira-kira ada 3.000 orang, memang ramai. kalau tanggung jawab tentunya kita akan ikuti ketentuan saja," tutup Max

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru