TSM Makassar Terbakar, Polisi Periksa Pengelola Mal dan APAR yang Tidak Berfungsi

Penulis : Aldy
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pasca kebakaran hebat yang terjadi di TSM Makassar/Ist

Sejumlah saksi ihwal peristiwa tersebut, termasuk pengelola mal.

PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Tim Labfor Polda Sulsel dan Tim Inafis Polrestabes Makassar diterjunkan guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ihwal kebakaran hebat yang terjadi di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Senin (24/4/2023) kemarin.

Pihak kepolisian pun kini melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi ihwal peristiwa tersebut, termasuk pengelola mal.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 3 orang saksi, yang terdiri dari pengunjung mall hingga pengelola TSM.

Baca Juga : Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru, Kapolda Sulsel: Tak Ada Izin

"Kita masuk ke TKP dan mengarah pada sumber titik api dan tentu hasilnya menunggu proses yang kita mulai. Saksi ada. Kita periksa sudah 3 saksi. Masyarakat, pihak TSM," ucap Ngajib usai olah TKP di lokasi.

Dari informasi, olah TKP dilakukan polisi pada Selasa (25/4/2023) pagi tadi. Dalam proses itu, petugas menerjunkan tim Labfor Polda Sulsel dan juga tim Inafis Polrestabes Makassar.

Dari informasi, beberapa pintu masuk kawasan mall juga telah dipasangi garis polisi. Hanya orang tertentu yang diperbolehkan masuk dalam kawasan mal.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Utus Tim Propam Polri Telusuri Dugaan Pelanggaran Hukum Kasus Guru Luwu Utara

Ngajib juga mengungkapkan, untuk penggunaan APAR yang tidak difungsikan saat terjadi kebakaran masih juga didalami.

"Hari ini baru kita pemeriksaan olah TKP. Saat ini kami belum bisa mendapat hasil kami menunggu hasil keseluruhan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Trans Studio Mall (TSM) Makassar yang terletak di Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar, Senin (24/4/2023).

Baca Juga : Munafri Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika Polrestabes, Komitmen Wujudkan Makassar Aman

Dari informasi, ada 32 pengunjung yang harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas setempat lantaran mengalami sesak napas akibat menghirup asap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru