Terancam Dibubarkan, Ini Deretan Kasus Kriminal yang Libatkan Anggota Ormas B120 Makassar
sejumlah aksi kejahatan yang terjadi di Makassar diantaranya melibatkan anggota dari Ormas B120.
PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Keberadaan organisasi masyarakat (Ormas) Batalyon 120 Makassar yang dibentuk Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan (Danny) Pomanto bersama mantan Kapolrestabes Makassar, Brigjen Pol Budhi Haryanto terancam dibubarkan.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana menegaskan, tidak menutup kemungkinan Ormas Batalyon 120 akan dibubarkan jika kerap berbuat onar hingga menganggu ketertiban masyarakat.
Pasalnya, sejak dibentuk pada 22 Juli lalu, oknum anggota yang terdaftar dan menjadi bagian dari Ormas ini kerap menjadi pelaku aksi kriminalitas di Makassar.
Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Dari catatan kepolisian yang dihimpun Portal Media, sejumlah aksi kejahatan yang terjadi di Makassar diantaranya melibatkan anggota dari Ormas ini diantaranya :
1. Ditemukan Berbagai Senjata Tajam di Markas B120
Aparat kepolisian dari Direktorat Samapta Polda Sulsel dan Polsek Tallo melakukan penggeledahan di sekretariat Batalyon 120 di Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (11/9/2022) dini hari.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Penggerebekan itu polisi mendapati sejumlah barang bukti yang disita polisi dari sekretariat Batalyon 120. Total ada 164 anak panah busur, 4 buah parang, 1 senjata rakitan jenis Paporo, 3 buah ketapel panah busur, dan 38 botol bekas minuman keras.
Selain itu polisi juga mengamankan sedikitnya 48 orang oknum anggota Batalyon 120 di lokasi tersebut. Dari puluhan orang yang diamankan rata-rata masih berstatus pelajar.
2. Lakukan Aksi Perusakan di Hotel
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Aksi beringas juga pernah dilakukan Ormas B120 Makassar. Bukan oknum anggota, melainkan Ketua Umum harian Ormas B120. Mereka terlibat dalam aksi penyerang salah satu hotel yang mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak.
Tak hanya itu, aparat kepolisian yang hendak mengamankan situasi juga turut jadi korban pemukulan para pemuda itu. Polisi pun bertindak tegas dengan mengamankan sebagian pelaku.
Mereka diamankan aparat kepolisian dari Sat Resmob Polda Sulsel usai melakukan aksi penyerangan hingga perusakan di Hotel Grand Maleo, Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, pada Jumat (18/11/2022) dini hari.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Adapun yang diamankan yakni Ketua Umum Ormas B120 Makassar inisial R dan dua rekannya inisial MI (20) dan HI (35). Hal tersebut diketahui berdasarkan beberapa foto yang beredar luas memperlihatkan ketiga oknum anggota Ormas B120 yang diamankan aparat kepolisian.
Tak lama, para pelaku yang diamankan kemudian dilepas polisi usai adanya kesepakatan damai dari pihak hotel. Para pelaku dilepaskan usai bayar uang ganti rugi ke hotel sebesar 2,5 juta.
3. Aniaya Wanita saat Proses Sengketa Lahan
Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel
Seakan tidak ada hentinya berbuat onar, Ormas B120 Makassar kini dilaporkan seorang wanita lantaran diduga melakukan aksi penganiayaan.
Wanita cantik itu bernama Rasyidah Muis, nampak dari wajahnya ada bekas luka lebam diduga bekas penganiayaan benda tumpul.
Dari informasi aksi penganiayaan itu terjadi saat bentrok antar warga yang terjadi di wilayah Karuwisi, Jalan A P Pettarani, Kota Makassar, pada Jumat (3/3/2023) lalu. Bentrokan itu dipicu dari kasus sengeketa lahan.
Akibat penganiayaan itu, Rasyidah melaporkan Ormas Batalyon 120 ke Mapolpa Sulsel, pada Sabtu (4/3/2023). Dengan nomor Laporan Polisi LP/B/210/III/2023/SPKT POLDA SULAWESI SELATAN.
Rasyidah mengungkapkan, alasan dirinya mengklaim bahwa pelakunya merupakan oknum dari Ormas B120 Makassar lantaran sebelum diserang, ia sempat melihat beberapa atribut milik ormas dengan logo singa bersayap itu.
4. Terlibat Aksi Pembegalan Sadis dua Pemudik Asal Kalimantan
Jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar telah mengamankan lima pelaku begal sadis terhadap dua pemudik asal Kalimantan. Dari lima pelaku yang diamankan, dua diantaranya terpaksa dihadiahi timah panas lantaran mencoba melawan saat diamankan.
Dua pria tersebut diketahui bernama Axel Meivanka (24) pecatan Ormas B120 Makassar dan Asrul Arifin (35) yang mengaku sebagai Wakil Ketua Ormas B120 Makassar.
Mereka diamankan di beberapa lokasi dalam upaya pelariannya. Dalam kasus ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap enam pelaku lain yang telah dikantongi identitasnya.
Aksi pembegalan sadis ini menyasar dua pemudik asal Kalimantan usai berkunjung di rumah kerabatnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dua pemudik diketahui bernama Mulyadi (25) dan NZ (16). Keduanya jadi korban begal saat melintas di bilangan Jalan Barawaja II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (22/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News