Kecipratan Hibah Rp 650 Juta, Observatorium Unismuh Telah Digunakan Melihat Hilal
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman merasa bersyukur atas hibah ini telah direalisasikan.
PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengapresiasi sejumlah dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan(Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag. pada Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Makassar di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, 8 Syawal 1444 H / 28 April 2023.
Dalam acara ini, diresmikan Observatorium Unismuh Makassar, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, dan Masjid At Tanwir Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel.
Baca Juga : Momentum Peringatan 356 Sulsel, Andi Sudirman Tampilkan Bukti Nyata Efisiensi Rp1,4 Triliun dan Pemerataan
"Hari ini kita meresmikan Observatorium Unismuh, Gedung Pusat Dakwah, dan Masjid At Tanwir. Alhamdulillah, ada juga dukungan Pemprov bantuan dana provinsi dari Gubernur, Bapak Andi Sudirman," ungkapnya.
Salah satunya, dalam pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel mendapat bantuan hibah dari Pemprov Sulsel.
"Untuk Observatorium Unismuh juga mendapat bantuan hibah dari Bapak Gubernur Rp 650 Juta. Telah digunakan pada 1 Ramadan 1444 H, dapat terpantau hilal," tuturnya.
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah dan Stabilitas Keamanan di Sulsel
Rektor Unismuh Makassar ini pun berharap, "ketiga bangunan yang diresmikan ini dapat bermanfaat untuk kepentingan umat," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman merasa bersyukur atas hibah ini telah direalisasikan.
"Alhamdulillah, Observatorium-nya telah dipergunakan, semoga bermanfaat," ungkapnya.
Baca Juga : Temui Massa Aksi, Gubernur Andi Sudirman Imbau Masyarakat Menahan Diri dan Jaga Sulsel
Turut hadir Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd; Anggota DPR RI, Ashabul Kahfi; Direktur BPJS Kesehatan RI, dr. Andi Afdal Abdullah; Bupati Wajo, Amran Mahmud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News