Ingin Menguasai Konsep Berfikir Adaptif dan Visioner? Buku Berjudul "Cool Growth" Bisa Jadi Referensi Manarik

ist

Buku yang diserahkan Melly dengan judul Cool Growth mengajak pembaca untuk berpikir adaptif, kolaboratif dan melakukan perubahan. Buku ini bisa menjadi motivasi untuk semua kalangan termasuk para profesional, entrepreneur, UMKM, aparatur negara dan siapapun yang ingin tumbuh dan berkembang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Account Manager Small Medium Enterprise Regional Sulawesi PT Telkomsel, Maylia Usmani menyerahkan buku karya pertamanya yang berjudul Cool Growth ke Dinas Perpustakaan Makassar.

Buku sebanyak 3 exemplar diterima langsung oleh Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni di ruang rapat Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Makassar, Kamis (04/05).

Buku yang diserahkan Melly dengan judul Cool Growth mengajak pembaca untuk berpikir adaptif, kolaboratif dan melakukan perubahan. Buku ini bisa menjadi motivasi untuk semua kalangan termasuk para profesional, entrepreneur, UMKM, aparatur negara dan siapapun yang ingin tumbuh dan berkembang.

Baca Juga : Pajak Tinggi dan Royalti Rendah, DPR Siapkan Revisi UU Perbukuan

Melly panggilan akrabnya mengaku senang atas lahirnya karya pertama ini. Ia juga bersyukur dapat menyerahkan buku tersebut ke perpustakaan.

"Rasa senang saya pak, saya pengen buku ini bisa bermanfaat dan dibaca oleh banyak orang di Perpustakaan. Buku ini sudah ada di toko online juga pak. Nanti saya tambah 40 exemplar lagi untuk Perpustakaan," terang Melly.

Selanjutnya, Tulus Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar sangat mengapresiasi atas inisiasi penulis yang menyerahkan langsung bukunya ke Perpustakaan.

Baca Juga : Perkaya Referensi, Dinas Perpustakaan Kota Makassar Terima Karya Tulis dari SDN Sudirman IV

"Terima kasih sudah datang langsung menyerahkan bukunya. Saya kagum dan bangga dengan Telkomsel, luar biasa ini, sudah 2 manajernya penulis, budaya menulis benar-benar terbangun di Telkomsel yang dimulai dari level pimpinannya dan bisa menjadi contoh," ucapnya, Kamis (4/5).

Tahun lalu katanya, Manajer Digital Lifestyle Sales Support Telkomsel Area Pamasuka, Magdalena Irawati Ovi juga telah menyerahkan buku pertamanya dengan judul Segitiga tak Bertitik Temu.

"Kemampuan menulis adalah kemampuan literasi paling puncak setelah menyimak, berbicara dan membaca dan dengan menulis kita sebenarnya mengabadikan hidup kita dan juga menjadi bagian dari sejarah. Kemampuan menulis tidak tercipta begitu saja namun melalui proses membaca dengan berbagai pengalaman," lanjut Tulus

Baca Juga : Dinas Perpustakaan Sajikan Dongeng Keliling di Panggung F8 Makassar, Hibur Puluhan Anak SD

Menurut Tulus, buku ini akan disalurkan ke Perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yakni di Perpustakaan Umum Kota Makassar termasuk di Perpustakaan Keliling dan 36 Perpustakaan Sekolah SD dan SMP yg telah terakreditasi atau sesuai standar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru